Sabtu, 30 September 2017

Liburan ke Negara-Negara Ini Bisa Hemat Banget Bareng Air Asia

Liburan ke Negara-Negara Ini Bisa Hemat Banget Bareng Air Asia-

source:visitkorea.or.kr (Bukchon Hanok - Korea Selatan)

Soal harga tiket pesawat murah ke luar negeri, Air Asia belum punya tandingannya. Dengan maskapai kebanggaan Malaysia ini, kamu bisa liburan ke luar negeri dan ngeksis abis tapi nggak nguras kantong sama sekali.

Dengan armada yang aman dan nyaman, Air Asia adalah pilihan terbaik untuk perjalanan kamu ke luar negeri. Asyiknya, Air Asia memberikan banyak pilihan rute dari berbagai kota di Indonesia ke berbagai Negara dengan kota-kota yang beragam pula. Jadi kamu bisa langsung terbang sekali jalan, tanpa perlu transit dan oper pesawat untuk ke luar negeri seperti maskapai lainnya.

Kepengen liburan ke Negara yang selama ini tiket pesawatnya dikenal mahal? Naik Air Asia saja. Beberapa Negara yang bisa kamu pilih adalah sebagai berikut:

Jepang
source:hubjapan.io
Dulu liburan ke Jepang itu cuma buat mereka yang berpunya saja, karena harga tiket ke Jepang memang luar biasa mahalnya. Tapi sekarang sudah nggak lagi, karena Air Asia punya rute ke Jepang dan kamu bisa memilih kota Osaka, Tokyo atau Sapporo sebagai tujuan di Jepang.

Yang paling terkenal murah sih Osaka, karena daerahnya tidak sebesar Tokyo. Jadi triknya adalah membeli tiket AirAsia promo ke Osaka, keliling dulu di sana, baru kemudian melanjutkan perjalanan ke kota lainnya di Jepang.

Maldives
source:cntraveler.com
Beberapa tahun lalu rasanya nggak kebayang mau liburan di Maldives ala orang-orang super kaya. Tapi setelah Air Asia membuka rute Indonesia – Male, liburan ke Negara kepulauan yang pantainya luar biasa cantik ini jadi terjangkau.

Apalagi kalau kamu memilih ke Maldives di luar musim liburan internasional. Harga tiket AirAsia promo ke Maldives bisa jauh lebih murah, dan tentu saja nggak nguras kantong sampai dalam buat biaya pulang dan pergi ke Maldives.

Tiongkok
source:touropia.com

Liburan ke Tiongkok dulu sama mahalnya dengan ke Jepang. Selain itu, tak banyak maskapai yang punya rute ke berbagai kota di Tiongkok. Kebanyakan hanya ke kota-kota besar seperti Beijing dan Shanghai. 

Tapi dengan Air Asia, kamu bisa liburan ke banyak kota, langsung dengan penerbangan sekali jalan dari Indonesia. Mau mendarat di Hangzhou, Xian, Wuhan, Kunming, Chengdu, Guangzhou, Shenzen, Chongqing atau Changsa, bisa langsung direct flight kesana. Tentunya dengan harga tiket yang terjangkau, bahkan bisa lebih murah daripada ke Jepang. Dan yang jelas, akan menambah seru jejak kisah liburanmu ke Tiongkok!

Korea Selatan
source:koreaobserver.com
Dengan jarak yang tak beda jauh dari Jepang, liburan ke Korea Selatan juga sama mahalnya. Dulu harga tiketnya nyaris sama dengan penerbangan ke Eropa, membuat banyak wisatawan Indonesia berpikir dua kali untuk liburan ke Korea.

Tapi sekarang Korea Selatan sudah dijangkau Air Asia, dan kamu bisa memilih mau mendarat di Seoul atau Busan. Harga tiketnya pun sudah jauh lebih murah, dijamin nggak nguras kantongmu buat liburan di Negeri Ginseng ini.

Setiap beberapa periode sekali, Air Asia juga membuat promo terbang ke Seoul dengan harga yang murah banget. Kalau kamu memang ingin pergi ke sana, pantengin terus akun-akun resmi milik Air Asia, siapa tahu kamu beruntung bisa dapat tiket 0 rupiah dan cukup bayar bagasi saja. Asyik banget kan?

Selain Negara-negara di atas, masih ada banyak destinasi lain yang dijangkau oleh Air Asia. Mulai dari Kamboja, Filipina, India dan banyak tujuan lainnya yang bisa jadi pilihan kamu buat liburan nanti.

Jumat, 29 September 2017

Awas, Karena Gadget Anak Indonesia Mengalami STANTING!

Hola semua, kali ini iyah hadir di dalam acara yang diselenggarakan KOMINFO (Direktorat Kementrian Komunikasi) yang diadakan di Four Points. Nah, kali ini dalam rangka temu blogger, kominfo mengadakan acara flashblogging dengan tema "Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Dalam Penurunan Prevalansi Stunting" 
Awas, Karena Gadget Anak Indonesia Mengalami STANTING!

 Nah Iyah, emangnya apasih Stunting itu?

dari narasumber pertama acara ini yang di bawakan oleh Bapak Galopong Sianturi SKM, MPH - GIZI Net dari Kementrian Kesehatan menjelaskan bahwa hampir 9 juta atau lebih dari 1/3 anak indonesia mengalami Stanting!

Stanting sendiri adalah kondisi di mana seorang anak tingginya lebih pendek di banding anak seusianya. Jadi kalau adik kita tumbuhnya lebih pedek dari anak-anak seusianya, positif dia terkena stunting. tumbuh kembang itu sendiri terbagi dua tahap, dimana setelah pubertas akan ada masa pertumbuhan lagi seara pesat yang lalu akan di bawa secara permanen sampai ia dewasa. 18 pada perempuan dan di umur 21 pada lai-laki pertumbuhan tinggi itu akan berhenti.

STANTING, FLASHBLOGGING, KOMINFO MIRA SAHID GALOPONG
Bapak Galopong beserta Pak Moderator M. Ayub SE
Nah, menurut pemaparan pak Galopong, Stanting ini terjadi sejak masa 100 hari pertama dalam kehidupan. Mulai dari gizi dan kondisi psikis seorang ibu hamil harus di perhatikan agar sel-sel yang sedang berkembang di dalam rahim dapat berjalan dengan sempurna.

Kalau dari sisi Biologinya, pertumbuhan sel itu sendiri bersifat Irreversibel, di mana sekali berkembang tidak akan mengalami perubahan untuk waktu berikutnya. itulah kenapa sangat penting meperhatikan gizi selama kehamilan seorang ibu. 

Kementrian Kesehatan sendiri telah berupaya untuk mencegah anak Indonesia mengalami Stanting. Mulai dari memberi asupan gizi pada ibu hamil dan imunisasi pada balita di puskesmas-puskesmas. Imunisasi juga banyak di lakukan pada balita untuk mencegah campak agar tidak di campakkan  dan Rubella. rubella sendiri akhir-akhir ini menjadi perhatian masyarakat karena sudah banyak ibu hamil yang terkena rubella dan menyebabkan kecacatan permanen pada si buah Hati. tak hanya itu, demi mencegah stunting, Kemetrian keshatan juga mengunjungi Sekolah Menegah Atas (SMA) untuk memberi edukasi dan membagikan tablet penambah darah kepada para perempuan agar sehat dan tidak mudah mengaami anemia.

Oh iya, bagi yang suka diet juga jangan terlalu berlebihan ya :( karena ibu hamil yang sehat itu dapat di lihat dari lingkar lengannya tidak kurang dari 20cm. kalau ibunya kurus, nanti anaknya kekurangan gizi duh, kena Stanting deh!

Nah lo... jadi apa hubungannya Stanting dengan gadget Iyah?

Ini dia, pengunaan gadget tentu sudah melekat erat dengan masyarakat kita. Kalau kata kak Mira Sahid dari KEB (Kumpulan Emak Blogger)sebagai Narasumber kedua yang bercerita tentang dunia blogging, kebanyakan masyarakat memiliki lebih dari 5 akun sosial media. It's mean, kita banyak menghabiskan waktu di sosial media. dibandingkan melakukan hal-hal yang bermnafaat, malah banyak yang nge kepoin hal-hal yang gak jelas. nah makanya jadi berpengaruh deh sama kesehatan kita. ada yang dmei beli kuota sampe gak beli makan siang, atau karena ibunya keasikan stalking artis anaknya jadi lupa di kasih makan. hehehehe.
STANTING, FLASHBLOGGING, KOMINFO MIRA SAHID GALOPONG
Kak Mira Sahid yang muda, enerjik dan Kocak abis!
Mending dunia maya di manfaatin dengan ngeblog, lebih terarah, menambah wawasa. apalagi untuk ibu rumah tangga, jangan kira kerjanya cuma di dapur, kasur sama usmur doang. tapi IRT sekarang selain mengasuh anak dengan intensif di rumah juga bisa menambah wawasan dari ngeblog.

Seru banget deh acaranya, gak nyangka Iyah loh bahwa kesehatan dan dunia digital dapat terkait erat! bahkan hubungan politik dan kesheatan juga ada. Sekian deh info yang bisa Iyah Kasih sama temen-temen semuanya! Sun sayang, jaga kesehatan firi agar dapat menghasilkan GEMAS (generasi emas) terwujud di tahun 2045 nanti!
Iyah foto bareng Mbak Mira Sahid
Tulisan Ini diikutsertakan dalam lomba # FlashBlogging oleh Kementrian Komunukasi di Four Points 29 September 2017

Sabtu, 02 September 2017

Medanku, Jadilah Inspirasi berlalu lintas!

Medanku, Jadilah Inspirasi berlalu lintas!



Hola, Jumpa kembali dengan Iyah sang pengendara sepeda motor alias kereta kalau pakai bahasa Medan. Sebagai pengendara tetap sepeda motor tentu jalan raya serta serba-serbi lalu lintas udah jadi makanan Iyah sehari-hari. Apalagi jalanan Medan, wah gak usah ko tanyak lagi lah! hapal awak tabiat masing masing jenis pengendara.

Pertama nih ya, mulai dari yang paling besar: TRUK, FUSO, dan sejenisnya. ini hal yang sangat amat menyeramkan kalau kita jumpanya di jalanan lengang dimana beliau (sang fuso) dengan santainya melaju kencang membelah jalan raya yang bahagia. Kadang nih ya, kalau supir sama keneknya baik, mereka akan dnegan sangat sopan sekali memberi tanda kepada pengendara di belakangnya. walau lampu sennya udah segede gaban gitu tetep mereka akan melambaikan tangan memberi kode.

Kedua, tentu saja bus lintas daerah. kayak ALS dan sejenisnya. nah bus besar ini kadang gak tau diri ya. Udah kencang terus suka seenaknya nyerong kanan kiri karena mengejar waktu lintasnya. Ya ampuuun, tau gak sih betapa horornya kalo udah disalip sama bus besar ini?!

Ketiga, angkot, sudako, motor sewa atau apalah sebutan emak-emak pajak dan anak sekolah yang menjadi langganannya. Ini nih yang suka nyebelin. kadang angkot lupa kalau dia angkot, suka naik ke trotoar dan kadang nutup jalan buat kereta atau sepeda motor yang seharusnya bisa lewat dari pingggir-pinggir.

Keempat, Beeecak! Yap, transportasi yang naggung banget ini kadang suka lupa diri loh. Pengemudinya berasa bawa sepeda motor lupa kalau di sampingnya bawa beban yang lumayan lebar memakan jalan. Nah, Iyah pernah nih sekali kaki kelindes ban becak karena si uwak becaknya gak sadar di udah mepet banget sama sepeda motor iyah.

Kelima, sepeda motor! kendaran favorit mulai dari anak SMA (kadang-kadang anak SMP juga ada) sampai anak uliahan yang sering telat masuk kelas. (hehe) ada juga sih pekerja kantoran. cuma gak terlalu iyah permasalahin karena yang biasanya suka buat masalah di jalanan ini ya remaja-remaja tanggung yang belum tau pentingnya berlalu lintas yang baik dan benar!
Kadang nih ya, yang naik sepeda motor ini naik sampai trotoar atau pulau jalan. malah kadang kalau ada pagar rumah orang yang udah agak-agak rusak di hajar aja yang penting bisa nyalip mobil-mobil di depannya. sementar Iyah cuma bisa ngurut dada dan ngikutin dari belakang. eh. hahaha!
Keenam, yang paling sabar... mobil pribadi. Serius dah, iyah rasa yang paling sabar menghadapi jalanan raya ini mobil pribadi. Karena takut buat masalah sama pengendara lain yang bakal bikin makin macet dan juga ngejaga mobilnya dari lecet yang sangat rawan terjadi di jalan raya.

Nah, dengan keenam karakter kendaraan yang mendominasi di kota Medan ini, mungkinkah Medan menjadi Inspirasi berlalu lintas?

Seharusnya, bisa.

Caranya?

1. Memperbanyak videotron di jalan raya yang mengedukasi dan menyenangkan tentang jalan raya. Bukan spanduk-spanduk panjang berisi pantun khas melayu yang kadang membutuhkan waktu hampir semenit untuk memahami maksudnya. hehe.
jadi ketika sedang di lampu merah yang laaaaama, masyarakat kota Medan gak emosi. Yaah minimal ada tontonan di jalan dan menambah edukasi.

2. Banyakin jam digital di jalan! biar orang Medan gak ngaret. Karena macet ini juga di sebabkan ngaaaaret. Lah, apa ngaruhnya jam di jalanan? tentu ngaruh dong, liat di ngeara-negara maju. jam nyaris berada dimana-mana sebagai pengingat bagi warganya.
banyaknya pengingat waktu akan cepat memperbaiki mental masyarakatnya agar menghargai waktu dan mengkalkulasi setiap perjalanannya sehingga tidak emosi saat terkena macet di jalan.

3. Polisi bukan buat mengatur jalanan, tapi mengawasi! kadang keberadaan polisi di tengah jalan kok rada-rada ngeselin ya. Bukannya membantu kadang bawaannya pengen nabrak aja. Abisnya udah adanya lampu lalu lintasnya, eh pak pol malah matiin lampu lalu lintas (malah kadang lupa) sehingga yang di belakang gak bisa ngeliat pak pol lagi ngatur jalan malah emosi dan teet tooot teeet gitu. makin buat emosi!
makanya pak polnya maunya mengawasi lampu lalu lintasnya aja, mana yang di percepat mana yang di perlama. kan udah ada cctv untuk melihat arus kendaraannya sebanyak apa ih.
4. Banyakin lagi rambu-rambu jalannya. ini di buat runag henti khusus motor, tapi rambu-rambu boleh jalan terus di sebelah kiri gak di buat, ya sama aja toh kalau mobilnya rapet-rapet keretanya gak bisa nyelip lewat buat masuk ke ruang henti khusus sepeda motor itu. aelaaah.

5. Kurangin dedek-dedek underage nya alias yang belum cukup umur! kadang anak-anak yang belum 17 tahun itu sok jagoan di jalan raya. baik yang bawa sepeda motor maupun yang udah di bolehin prangtuanya bawa mobil. Aduuh betenya hati ini kalau ada dedek-dedek di jalan raya yang suka ngelewatin garis putih berhenti. ntar kalau di ingetin, udah berani melototin yang lebih tua. cape deh!

6. Terakhir nih. Kalau bisa... Truk-truk besar dan Bus Lintas bisa gak ngelewatinnya jalan lintas aja? atas jalan mana gitu, jangan ngelewatin jalan raya yang cuma bisa satu mobil doang salip-salipan?


Itu aja sih kalau dari Iyah sebagi masyarakat awam. selain masyarakat dan peran pemerintah juga ada kontribusi dari swasta dong, kayak Astra yang membuat terobosan SATU Indonesia (Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia) Nah salah satunya program INDONESIA AYO AMAN BERLALU LINTAS. Terus kalau masih galau udah mantep belum ilmunya dalam berlali lintas bisa datang ke astra safety riding center nya!
 Kalau dari teman-teman yang lain, kira-kira medan bisa gak ya jadi Inspirasi berlalu lintas?

Tulisan Ini diikutsertakan dalam Lomba Inspirasi60tahunAstra #Astra60Medan

Jumat, 09 Juni 2017

Kisah Kucing Bernama Abeng

Hai guys, kali ini iyah pengen cerita tentang seekor kucing yang biasa aja tapi kayaknya lebih istimewa dan terkenal di lingkungan pertemannan Iyah. Gimana gak sebel, kalau pas liqo (Kajian islami gitu) pasti yang di tanyain kabar Abeng, datang rapat ke kampus yang di tanyain Abeng. Sampai-sampai pas kuliah dan ada materi perilaku hewan, ditanya gimana perilaku Abeng. Masya Allah.... Karena itu, selain Abeng beberapa kali diajak jalan-jalan ke aktivitas Iyah (terutama lingkungan kampus) Abeng juga udah punya IG. Follow ya @Abeng_01 (lah malah promo!)
Instagram si Abeng :v
Kisah pertemuan Iyah dengan Abeng cukup untuk dijadikan sebuah naskah sinetron. Gimana enggak, lika-liku hidup Abeng termasuk complicated. Jadi sekitar bulan oktober, teman satu organisasi Iyah curhat di mesjid, topiknya ‘gimana cara merawat kucing anggora’. Iyah pun menjawab sesuai apa kata beberapa buku-buku kucing yang Iyah baca. Prakteknya Iyah kan gak tau. Dari kecil mainnya sama kucing liar sih. Taunya kucing Ras itu cuma bisa tinggal di luar negeri, kalau di Indonesia harus punya kamar sendiri dan ber AC. Gitu deh pemikiran Iyah saat kecil dulu.
Jadi si teman ini menerima kucing pemberian dari temannya yang lain beberapa hari kemudian. Doi langsung tekor banyak membeli peralatan buat si kucing ini. Mulai dari tempat pup, cargo, pasir dan makanannya. Awal-awal doi memelihara dia sering curhat ke Iyah. Soalnya dia kan nge-kos, agak repot juga ninggalin kucing remaja (saat itu umur Abeng sekitar 6-7 bulan) di kos sendirian. Bahkan saat doi mau pelatihan yang mengharuskan menginap seminggu, terpaksa doi PP (Pergi Pulang) demi Abeng. Dan Abeng pun terkenal di kalangan aktivis organisasi kami se fakultas. Mendekati libur tahun baru (pertengahan desember) Doi mulai mempertimbangkan keberadaan Abeng, karena mungkin lingkungannya yang sempit (apalagi Abeng kucing jantan) dan proses adaptasi yang lama, Abeng sering bertingkah. Pernah satu kejadian ketika ada beberapa teman yang nginap di kosnya si Doi ini, Abeng nyelusup ke celah-celah jendela kaca nako. Karena badannya yang besar, taraa. Doi kejepit dan semua panik deh.

Akhirnya, doi ngomong ke Iyah, apa Iyah bersedia untuk merawat Abeng. Iyah pun mempertimbangkan dengan bertanya pada Ayah sama Mamak. Tentu ayah sama mamak gak setuju, gimana ngerawatnya, gimana makannya, gimana kalau dia sakit. Belum lagi aktivitas iyah yang padat di kampus tentu ujung-ujungnya yang ngerawat Abeng itu Ayah sama Mamak. Dengan ke tidak persetujuan itu, Iyah awalnya menolak. Namun, saat berjumpa dengan Abeng... voila, nekat Iyah membawa nya pulang, naik sepeda motor, sendirian, menjelang maghrib. Catatan, iyah gak Cuma bawa cargo plus kucingnya, tapi juga bak pasir, pasir dan dll barang-barang abeng lainnya. 

Sampai di rumah... Iyah dengan muka takut, bilang ke Ayah dan Mamak (saat iyah mau ngomong sesuatu dengan muka takut, ayah lebih sering mengira iyah abis nabrak atau jatoh dari kereta lagi -_-) Ayah langsung marah dan bilang agar kucingnya di kembalikan besok. Mamak iyah lebih tenang dikit dengan menyuruh mengeluarkan Abeng dari cargonya. Saat dia keluar, spontan ayah sama mamak bilang “Astaga... besarnya...” Dan sejak dari situ lah baik Iyah, Mamak dan Ayah belajar bagaimana menyikapi dan merawat Abeng. Dan salam pertama Abeng ke Ayah Iyah adalah.... nyakar. 
foto saat si Abeng sempat hilang satu harian dan baru ketemu di rumah seberang komplek.
Setelah insiden nyakar (Gak cuma Ayah, Iyah dan anak tetangga juga korban) Abeng masuk ke masalah baru lagi. Minta Kawin. Disitu iyah belum tau umur Abeng yang sebenarnya, pas Iyah tanya sama yang punya sebelumnya apa Abeng pernah kencing nyemprot sana-sini, kata doi enggak. Aduh makin bingung! Akhirnya diputuskan dia dibiarkan ngejar-ngejar kucing betina liar di sekitar komplek. Tapi karena tetangga banyak yang punya kucing ras (dan nyaris semuanya jantan) mereka pada ngelarang ngebiarin Abeng kawin dengan sembarang kucing. Karena Bbeng bisa sakit. Apalagi kabarnya kucing betina liar itu kena kanker di perutnya. Gitu.

Mulai lah pencarian betina pertama abeng. Betina di komplek Iyah baru aja di kawinin dan lagi bunting tenyata. Jadi gak bisa, coba tanya sana-sini akhirnya pinjem kucingnya temen sekelas di kampus, yang rumahnya ujung ke ujung dari rumah Iyah. Nama kucingnya Elek. Berhasil, betina pertama Abeng, bunting! Tapi sangat di sayangkan, menjelang kelahirnannya tiga bulan kemudian... setelah pecah ketuban, Elek tidak sanggup menyelesaikan kelahirannya, di tangan majikannya Elek pun mati membawa serta anak-anaknya ke alam kubur...

Pokoknya sejak desember, gak terasa Abeng udah setengah tahun sama Iyah. Sering dibawa, di foto, hingga akhirnya...

Ada Direct message masuk di Instagram Iyah. Laki-laki. Abang itu bilang kalau dia berterimakasih banget karena udah ngerawat Abeng dengan baik. Katanya dia adalah pemilik pertama Abeng. Akhirnya Iyah banyak bertanya apa yangs ebenarnya terjadi dengan hidup Abeng. 
Foto yang di liaht sama majikan pertamanya.

Abeng lahir 5 desember 2015, kedua orangtuanya pure persia. Suatu ketika, ada seseorang yang niat banget mau ngerawat salah satu kucing miliknya (kucingnya kala itu mencampai 16 ekor). Bahkan seseorang ini sampai niat membayari. Umur 2 bulan lebih, Abeng pun berpindah tangan ke majikannya yang kedua. Jalan 5 bulan... tiba-tiab seseorang ini bilang ingin mengembalikan Abeng, entah apa sebabnya. Abang ini pun bingung, kalau Abneg tiba-tiba balik, apa kata keluarganya? berati pemiliknya tidak bertanggung jawab begitu? Kan gak enak. Jadi di carilah siapa yang bersedia merawat Abeng. Berpindahlah Abeng ke majikannya yang ketiga yaitu teman Iyah tadi. Karena kisah yang sudah di ceritakan di awal-awal tadi. Akhirnya Abeng pindah ke tangan Iyah sebagi majikannya yang keempat....

Pantes aja temen Iyah gak mau cerita asal-usul abeng. Karena mungkin kalau iyah tau, bisa banget Iyah nolak. Dengan lika-liku seperti itu tentu besar kemungkinan Abeng punya perilaku menyimpang (berdasarkan kajian ekologi hewan yang Iyah pelajari). 

Tapi ya itu, maut, rejeki dan jodoh gak bisa di tebak. Semoga Abeng terus sehat sampai akhir hayatnya di tangan Iyah. Sekarang Abeng udah gampang diatur kayak pas dipanggil udah mau nyaut, diajak lari-lari dan main petak umpet udah pinter, dan juga disuruh masuk cargo udah pinter masuk sendiri tanpa di paksa. Dan wajah super unyunya yang gak bisa tahan kalau udah mengkek atau minta makan :D

Abeng, terimakasih sudah hadir!

Jumat, 26 Mei 2017

Review Koe No Katachi (The Silent Voice)- 2017

Review koe no katachi (The silent voice)- Anime one shoot yang berjudul Koe No Katachi (Bentuk suara/ a shape of voice) atau di kenal juga dengan The Silent Voice cukup mencuri perhatian penggemar anime. Awalnya iyah gak terlalu tertarik dengan anime ini, atau lebih tepatnya – gak tau. Tapi entah kenapa padahal Iyah bukan penggemar anime yang terlalu holic dan juga bukan reviewer yang baik, teman-teman yang penyuka anime heboh bertanya apa Iyah sudah punya film ini atau belum. Dan ini lah, akhirnya iyah bisa me-review anime ini setelah menontonnya sampai selesai.
聲の形 Koe No Katachi - A Silent Voice
Bagi yang berniat dan penasaran menontonnya Iyah kasih tau aja ya sejak awal, ini film yang cukup membosankan. Buat ngantuk dan alurnya klise banget. pesannya sih banyak dan berat, tapi ah itu nanti saja iyah sampaikan. Pokoknya kalau nonton ini harus siap-siap boring di awal film. Karena serunya cuma 20 menit terakhir.

Film ini di mulai dengan perjalanan tokoh utama (Shoya Ishida – Shochan) yang berusaha menebus hutang-hutangnya dari masa lalu. Tak hanya berbentuk uang, setelah merasa menuntaskan semua masalah masalalunya, Shoya juga mencoba bunuh diri sebagai penebusannya. Tapi gagal. Kenapa gagal? Nonton aja.
-Shoko Nishimiya-
Lalu berikutnya flashback ke masa SD Shoya dimana kelas mereka kedatangan murid baru bernama Nishimiya. Nishimiya adalah penyandang tunarungu. Sehingga ia selalu menggunakan catatan sebagai media untuk berkomunikasi dengan teman-teman sekelasnya. Awalnya tidak masalah, sampai akhirnya mereka (teman-teman sekelas Nishimiya) menyadari bahwa keberadaan Nishimiya merepotkan mereka. Mereka harus lebih memperhatikan Nishimiya agar ia bisa mengikuti pelajaran dengan baik dan tetap mengikuti kegiatan kelas sewajarnya. Ueno, teman sebangku Shoya awalnya dengan senang hati membantu Nishimiya, namun lambat laun ia merasa hal itu menyebalkan. Sehingga Ueno, Kawai, Shouya, Shimada dan satu temannya lagi mulai mem-bully kekurangan Nishimiya dengan cara yang berbeda-beda. Mulai dari mengabaikan, membicarakan di belakang hingga paling parah dengan fisik – itulah yang di lakukan shouya. Bahkan Sarada yang berusaha berteman dengan Nishimiya juga kena imbasnya.

Nishimiya yang mencoba menyanyi padahal tak bisa mendnegar musiknya
Akhirnya hal ini menjadi masalah dengan pengaduan ibu Nishimiya ke sekolah dengan keluhan bahwa alat dengar nishimiya telah rusak banyak dalam 5 bulan terakhir. Sehingga saat dibicarakan di kelas, Shouya yang terlihat terang-terangan mem-bully secara fisik menjadi tersangka. Ibu Shouya harus mengganti alat dengar Nishimiya yang cukup mahal sampai menjual antingnya.
Shouya yang menjahili Nishimiya
Karena hal itu Shouya jadi dijauhi teman-teman sekelasnya dan ia juga dibully habis-habisan, Nishimiya yang melihat shoya dibully berusaha membantu tapi hal itu membuat shoya semakin benci dengan Nishimiya sehingga mereka jadi bertengkar hebat.

Shoya tak berani menatap orang-orang
Saat dewasa (SMA), Shouya menjadi canggung kepada semua orang dan menjadi penyendiri. Hubungannya dengan teman dekat saat SD pun tidak bisa di perbaiki. Sehingga ia memulai menebus kesalahannya dengan kembali mendatangai Nishimiya berharap bila hubungannya dengan Nishimiya sudah baik hidupnya akan kembali berjalan dengan baik. Namun tidak semudah itu memperbaiki masa lalu yang telah terluka. Selain Nishimiya banyak orang yang tersakiti atas sikap Shouya di masalalu.
Pada akhirnya, Nishimiya yang naif (sampai-sampai sempat nembak Shouya) mencoba bunuh diri karena menganggap dirinya hanyalah kesialan bagi orang-orang di sekitarnya. 

Terus endingnya gimana? Temen-temen bisa nonton sendiri deh. Ehehe.

Film ini banyak menyiratkan pesan. Sejauh ini yang Iyah tangkap pertama dari judulnya Yaitu bagaimana cara ornag berkomunikasi. Komunikasi tidak hanya masalah verbal dan non verbal, tapi banyak hal lain yang sulit tersirat dari diri seseorang. Defenisi memahami tak hanya bagaimana kita bisa mengerti orang lain, tapi kita juga harus mengerti diri kita sendiri. 

Kasus pem-bully-an tidak hanya terjadi secara fisik, menjauhi orang lain yang kita anggap menyebalkan juga termasuk bully. Apalagi sering membicarakan kejelekannya di belakang orang juga bully. 

Terkadang guru-guru di sekolah yang mulai lelah dengan rutinitas yang menjemukan hanya melihat satu sisi saat terjadi masalah di antara murid. Yang dihukum hanya yang terlihat. Kenapa tidak memberikan pemahaman kepada ank-anak bahwa saat melihat bullying terjadi walau kita tidak ikut melakukannya tapi kita mendukung, menertawakan dan tidak mencoba mencegahnya itu adalah hal yang buruk?

Sifat baik dari Shouya adalah ia berani bertanggung jawa untuk menyelesaikan kesalahannya di masa lalu. Hal ini yang sedikit sekali ada dalam kehidupan nyata. Kebanyakan kita tidak ingin direpotkan masalalu sehingga berprinsip ‘yang lalu biarlah berlalu’. Kita memulai hidup baru dengan bahagia tanpa ada rasa sesal sementara orang yang telah menjadi korban kita di masalalu terus terpuruk dalam bayang-bayang kejahatan kita.

Iyah merekomendasikan anime ini cocok untuk di tonton anak-anak mulai dari kelas 3 SD (yang mulai rentan melakukan pem-bully-an) sampai dengan anak SMA. Anime ini tidak ada adegan ciuman maupun hal-hal romantisme berlebihan. Semuanya masih cukup wajar dalam batas adat ketimuran. 
Untuk film yang menguncang psikologi kita, iyah kasih rate 8/10 untuk Anime Koe No Katachi – A Silent Voice 

-

Oh iya, kalau bisa cari yang subtitle bahasa indonesianya yang sampai menerjemahkan ke tulisan-tulisan yang Nishimiya buat. Soalnya banyak tulisan dalam bahasa jepang yang sangat berpengaruh dengan alur cerita film tapi tidak di translate. Sehingga iyah dengan susah payah (gak payah-payah banget sih) memncari artinya lewat google translate dan menyusun subtitile sendiri -_-

Find Me On G+

Mahdiyyah Ardhina (2016). Diberdayakan oleh Blogger.

Follow Me :)

Google+ Followers