Minggu, 20 Januari 2019

Jenuh?

Hai. Assalamualaikum.
Mungkin kalian yang baca bakal memahami ini sejenis shit posting kali ya. Secara ini adalah tulisan absurd aku sejak tumblr sudah gak bisa di buka lagi. Banyak yang nyuruh ganti ip, vpn lah but aku terlalu malas untuk mencoba itu. Apalagi saat aku nyoba aplikasi zepeto trus gak lama aplikasinya di blokir juga di indonesia. Kesel, pengen tapi terlalu malas lagi.

Ini adalah kali pertama aku nulis dari malaysia. Kali kesekian ke sini dan aku gak pernah cerita soal perjalananku ke negeri jiran ini 😂 padahal banyak yang bilang ini bakal jadi tulisan bagus. Tapi lagi-lagi, sekarang aku sibuk tidak produktif. Eh produktif juga sih, progress kelulusan ku mwehehhe. Akhirnya 2019 aku wisuda. Target pengennya 2018, tapi apa daya penelitian aku rampung setelah setahun, desember 2018 ke januari 2019 😂 beasiswa juga ngasih sampe semester 10 hahaha gimana aku gak leha-leha parah? Apalagi sebelum tamat aku juga udah bisa cari duit sendiri yang lumayan selama aku mau. Ya duit membutakan segalanya~ dan seringnya foya-foya buat makan, yang makan gak kunjung gendut. Foya-foya ngasih orang utangan tapi yang di utangin lupa diri. 

Mau nulis kayak ginian di facebook, ntar dikata alay. Di twitter gak cukup. Di IG? Oh nonono, instagram aku untuk pencitraan yang baik. Makanya dulu aku nulis di tumblr supaya gak dibaca. Kalo nulis disini kan sekarang blogku udah mulai gak dibaca 🙂 jadi suka suka aku mau nulis apa. Udah bodo amat sama SEO, kaidah penulisan, contoh blogger yang baik, hahahahha. Ini shit posting!

Btw, akhir-akhir ini sifat baperan ku muncul lagi. Cuma karena masing-masing orang ada problem sehingga komunikasinya kurang baik aku jadi kesal sendiri. Dan lari dari masalah.

Jelek banget kondisi ini.

Seharusnya aku jangan baperan. Tetap aja kasih apa yang seharunya ku kasi terserah komennya apa yang penting aku jangan lari. Harusnya :(

O iya, kali ini aku ke Kuala Lumpur, Puchong, kampung di malayasia buat kondangan pinangan sepupu aku. Udah berumur juga, 33 tahun. Calon suaminya juga sebaya. Ternyata di Malaysia banyak yang menikah lama-lama. Nikah muda gak terlalu booming disini. Adat disini juga sedikit unik menurut ku. Hm... bahan2 foto sih banyak, sempat gak ya aku tulis? Draft ku udah banyak banget buat di selesaikan. Enggak tahu kenapa kok aku udah jenuh sama dunia perbloggeran. Jenuhnya juga ga tau mau aku kategorikan aja.

Apa berenti ngeblog aja ya? Tutup domain ini.

Pikirku kemarin gitu. Tapi sayang rasaku, kalau mau #10yearschallange blog aku ini udah bisa, apalagi ini pake namaku sendiri. Sempat ditutup trus di pake orang geli banget rasa ku.

Dan lagi kesukaanku menulis sejak dulu itu sulit dibendung. 

Oh astaga, sebenarnya aku jenuh akan apa?

Minggu, 23 Desember 2018

Atraksi Turis di Medan Selain Danau Toba Yang Wajib Hukumnya Untuk Dikunjungi

Kota Medan adalah kota terbesar yang ada di Sumatera dan kota terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya. Walaupun kunjungan turis tak seramai Bali, Yogyakarta maupun Lombok, tapi untuk beberapa tahun terakhir, wisatawan lokal maupun mancanegara terus meningkat pertahunnya di Medan. Hal ini bahkan membuat salah satu maskapai terbesar di Indonesia, yaitu Sriwijaya Air, untuk menambah armadanya di Sumatera pada tahun 2019 nanti.

Medan termasuk kota dengan warga keturunan Tionghoa paling tinggi di Indonesia, tapi walaupun begitu, kota Medan tak hanya mengandalkan atraksi khas warga Tionghoa saja. Medan mempunyai wisata alam lengkap yang terdiri dari danau, gunung, bukit, hutan hingga air terjun. Selain itu, ada juga wisata religi, sejarah dan tentu saja kuliner. Untuk Anda yang bingung mau pergi ke mana selain ke Danau Toba saat berada di Medan, maka penulis akan berikan beberapa tempat yang wajib dikunjungi di kota Medan.

Istana Maimun
 sumber:innagroup.co.id
Istana ini sering sekali disebut-sebut sebagai salah satu istana terindah di Indonesia. Keunikannya datang dari kombinasi unsur Melayu, Islam, India, Spanyol dan Italia yang melebur menjadi satu. Kondisi bangunan serta peninggalan sejarah di Istana Maimun masih tersimpan dan terjaga dengan baik, sehingga para wisatawan bisa bebas menelusuri seluruh istana yang mempunyai luas hingga 2.772 meter persegi dan memiliki sekitar 30 ruangan ini. Oh ya, ada koleksi menarik di sini yang bernama Meriam Puntung—yang konon adalah jelmaan dari Putri Mambang Khayali yang sangat cantik mempesona dari Kerajaan Deli Tua.

Tjong A Fie Mansion
sumber:pinterest.com/azharisofyan
Tjong A Fie Mansion dulunya adalah bangunan rumah milik saudagar Tionghoa paling berpengaruh di kota Medan, yaitu Tjong A Fie. Tapi, pada tahun 2009 silam, rumah ini telah resmi dijadikan sebagai museum dan pengelolaannya dilakukan oleh para keturunan Tjong A Fie. Rumah ini dibangun pada tahun 1895 dan selesai di tahun 1900. Mempunyai ukuran hingga 8.000 meter persegi dan terdapat 35 ruangan di dalamnya.

Masjid Raya Medan
sumber:republika.co.id
Masjid mewah ini mempunyai usia yang tak jauh berbeda dengan Tjong A Fie Mansion, di mana Masjid Raya Medan dibangun pada tahun 1906 dan selesai di tahun 1909. Bangunannya pun sangat unik, dengan bentuk segi delapan dan desain arsitekturnya yang merupakan campuran antara Timur Tengah, Spanyol, serta India. Saat pembangunan Masjid Raya Medan, konon, Tjong A Fie juga ikut menyumbangkan dana untuk masjid ini.

Rahmat International Wildlife Museum Rahmat Gallery
sumber:medantourism.com
Di sini, Anda bisa menyaksikan macam-macam jenis satwa yang sudah diawetkan yang di koleksi bapak rahmad syah. Rahmat International Wildlife Museum Rahmat Gallery merupakan museum satwa pertama yang ada di Asia Tenggara, dengan lebih dari 2.000 koleksi satwa dari berbagai benua ada di sini. Jenis hewan yang diawetkan salah satunya adalah rusa, kambing gunung, harimau bahkan komodo. Hewan yang di awetkan berasala dari hewan yang telah mati yang di temukan dari berbagai belahan dunia.



Penangkaran Buaya Asam Kumbang
sumber:kabarmedan.com
Penangkaran ini menampung hingga 2.700 ekor buaya dengan berbagai macam ukuran. Dari buaya yang baru menetas, hingga buaya sepanjang 5 meter yang berusia 43 tahun. Tempat ini merupakan wisata edukatif karena pengunjung akan diajak untuk mengenal lebih dekat dengan buaya. Jika Anda tertarik, cukup keluarkan uang 35.000 dan Anda bisa ikut memberi makan mereka dengan melemparkan bebek ke kolam penuh dengan buaya.

Ternyata, atraksi wisata di Medan juga banyak yang menarik, bukan? Akhir tahun seperti sekarang merupakan waktu yang tepat untuk mengunjungi Medan, apalagi jika Anda berada di luar pulau. Berbagai maskapai penerbangan besar di Indonesia, seperti Garuda, Sriwijaya Air atau Lion Air memberikan berbagai promo menarik untuk menyambut musim liburan, sehingga Anda bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk pergi mengunjungi berbagai atraksi menarik dan tak ada duanya di kota Medan. Horas Medan!

Jumat, 07 Desember 2018

4 Tahun Kerja Kreatif, Kita Indonesia maju! Bersama KOMINFO, Membangun bangsa

Hai Assalamualaikum, apa kabar anak muda hebat Indonesia? 
(Uwwwooooh *dijawab dengan berapi-api)
Kurang keren apalagi Iyah?
Nah, harus gitu dong kalau anak muda Indonesia! Kali ini Iyah hadir di acara Flash Blogging yang diadakan oleh KOMINFO dengan tema 4 tahun Indonesia Kreatif. Acara dimulai dengan ceria dan bahagia di hari Jum'at yang berkah. 

Duh Iyah, emang apa sih yang seru dari acara ini?
Salah satu tantangan buat peserta, nyanyi lagu daerah
Acara ini di bawakan oleh Pak Handoko, Tim Komunikasi Presiden. Pasti keren dong materinya! jadi pak handoko menjabarkan beberapa materi tentang peran anak muda saat ini dalam membangun bangsa. Anak muda kayak Iyah ini dong yang di maksud hihihi

So, cekidot aja ya materinya. *jeng jeeng jreeeeng

Bagaimana Saat Ini Anak Muda Bekerja?

1. Sebagai Relawan
Ini salah satu  Ini adalah orang-orang yang perduli dan membantu orang-orang disekitarnya dengan tenaga dan ilmu yang dimilikinya. Misalnya dengan memberikan penyuluhan ke desa terpencil, membantu pendidikan anak-anak dan termasuk yang baru-baru ini viral tentunya para malaikat tanpa sayap tim relawan yang terjun saat gempa palu donggala dulu.

menjadi relawan berarti kamu turut membantu mencerdaskan masayaraakt yang sbeleumnya belum tersentuh ilmu yang sama kamu dapatkan.  So, apakah ini kamu?









2.Sebagai Content Kreatif
Nah ini dia yang jadi perbincangan anak muda jaman jigeum (sekarang -red: Sunda). Tentunya ini di mulai dengan start-up, apa sih start-up itu? Ini dimana kamu memulai suatu usaha baru namun sekarang lebih di tekankan dengan media digital. Baik aplikasi, e-commerce kayak onlineshop, game, makanan, banyaaaak lagi. Dan ini sudah difasilitasi oleh Kominfo loh!
    Nah, kalau kita gak mulai dari gerbong kereta satu ini, kita bisa ketinggalan :( bukan indonesianya ketinggalan, diri kita yg terti ggal sementara anak muda lainnya yang sudah kreatif mereka sukses dengan turut membangun ekonomi Indonesia!

3.Sebagai Cendikiawan
Nah ini yang sering dibahas, permata Permata bangsa yang tercecer di negara orang huhuhu. Nah saat ini di tahun 2017 dari dana beasiswa 126 triliun menjadi 147 triliun loh! yuhuu, tentu saja kesempatan mendapatkan beasiswa semakin besar. *langsung OTW S2
    Sebagai saintis masa depan, tentu Iyah akan bekerja dalam bidang ini. Iyah gitu loh bakal dapat gelar s.si (sarjana segala ilmu :p) jadi iyah sangat mengapresiasi atas kemajuan bangsa kit ayang mulai konsetrasi di pendidikan.

4. Sebagai Atlit
Siapa yang suka main bulu tangkis? main bola? mainin perasaan dia? eeeh yang terakhir jangan ya hehe. kalau dulu rasanya sedih banget melihat masa depan atlit. ada yang jadi tukang becak, supir angkot di hari tuanya. Miris! tapi sekarang.... atlit pasti sejahtera dong!
Cuplikan slide pak Handoko. Jendi, Perenang disabilitas dari paragames
Kok bisa gitu?

Iya dong, Atlit sekarang kan bisa jadi PNS di kemenpora. Kalau memang emas di kasih negara 1,5 milyar, dapat perak dikasih 500 jt, dapat perunggu dikasih 250 jt. belum lagi kalau sudah raga tak mampu untuk bertanding alias sudah pensiun bakal dapat Jaminan hari tua 20jt per bulan buat yang pernah mendapatkan emas! 

dan sekarang negara sudah 2200 lapangan olahraga agar anak bangsa dapat lebih maksimal berlatih fisiknya. Rakyat sehat, bebas dari aktivitas negatif plus turut membangun negeri. Kurang keren apalagi Indonesia saat ini?

5. Sebagai traveler (eksplorer)
Dora the explorer, tattataraarararara
you sing you lose.
Dora pun sudah bisa ke papua!
Hehe. Akibat tontonan ini jaman dulu, anak milenial sekarang hobinya menjelajah. Duh, tapi kalau menjelajah sekarang apa seenak di peta dora? Ya Alhamdulillahnya, saat ini sudah banyak ya di bangun jalan jalan menuju destinasi wisata sehingga pake highheels juga bisa mendaki gunung. Hiperbolanya begitu. 
     Dan saat ini travelling gak mahal karena harus naik pesawat. Saat ini juga banyak yang bisa di tempuh dengan jalan darat tentu saja berkat kinerja pemerintah membangun jalan-jalan lintas seperti Trans Sumatera dan Trans Papua. Hayo, yang sudah merasakan jalan-jalan ini angkat tangan!

Jadi, kapan kamu ajak Iyah jalan-jalan? Jangan bilang jalanin aja dulu terus *hiks

6. Sebagai Pekerja Biasa
Apakah salah jika setelah lulus hanya menjadi karyawan biasa adalah sebuah dosa? Oh.., tentu tidak! Tanpa teamwork tentu takkan ada perusahaan yang jalan dengan baik. Dengan kamu berdedikasi tinggi di perusahaan, kamu membantu mengurangi pengangguran, kamu juga turut memajukan bangsa dengan mendukung perusahaan tempat kamu bekerja sehingga membantu ekonomi Indonesia. Dan saat ini angka pengangguran sudah berkurang dan hanya 30%

Kamu masih pengangguran? oh waw, masih jaman?

    Jadi teman-teman, Jadilah anak muda yang dapat menjadi salah satu dari 6 point di atas. Dan Pak Handoko menambahkan lagi 3 tips menjadi anak muda yang keren.
1.Kenali dirimu
2.Tetap usaha pada minatmu
3.Evaluasi, apakah usahamu harus terus, dimulai, atau hentikan
Saranghae pak handoko, keren deh Inspirasinya!

Keren banget kan materinya? sayang banget kalau kamu anak medan gak ikut acara hari ini :( dan buat kominfonya makasih banget mendatangkan pemateri kece sehingga anak bangsa dapat terinspirasi

Salam 4 Tahun Kerja Kreatif! see ya sampai tahun depan di acara flash Flash Blogging dari KOMINFO untuk Indonesia yang lebih maju!

Kamis, 01 November 2018

PIMNAS 31 Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Perjalanan TIM Biologi USU

Hi, Assalamualaikum!
Alhamdulillah ya Iyah bisa waktu menulis yah walaupun mohon maaf lahir batin la ya kalau cara nulis iyah gak seasik dulu hehe. Jadi kali ini iyah mau cerita tentang perjalanan kami di pimnas 31. sebelumnya iyah ceritain dulu ya tentang pimnas....

Wajah super bahagia. Terutama wajah bahagia mbak elsa yang jadi pendamping kami selama di jogja XD

Pimnas (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) ini adalah lomba yang diseleksi dari PKM (Proposal Kreativitas Mahasiswa) yang di adakan oleh Kementrian Riset dan Teknologi. Ini tuh kayak ajang pencapaian tertinggi (diluar OSN yang perindividu) untuk tingkat universitas se Indoneia baik dari Negeri maupun Swasta. Total hadiahnya samapi milyaran rupiah loh! tapi tujuan tim kami bukan untuk hadiah kemaren, kami cuma pengen jalan-jalan ke jogja gratis XD

Sejak kami lolos pendanaan PKM... btw, kami lolos di bidang kewirausahaan (jangan tanya jual apa yang penting gak jual diri hahahaha) kami berlima udah nyari tau nih, kali ini finalnya dimana ya? eh ternyata di jogja cuy! duuuh, namanya 4 dari 5 anggota kami itu mahasiswa semester akhir... tentulah kami pengennya liburan wekekek

Baiklah, baikla, 3 paragraf sudah habis untuk prolog hahah. Langsung ajalah ya, sekitar awal bulan agustus kami di telpon tuh sama wadek 1. Abis itu berasa mimpi... bener nih? nyampe PIMNAS nih? jalan-jalan gratis? (always salah niat salah fokus)

Ga usah kelamaan. Ini nyata, ini fakta. Akika sudah terdaftar sebagai peserta PIMNAS 31 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Yey.

Berangkatlah kami berlima bersama 4 tim lainnya~ dan drama di mulai dari Iyah telat datang ke kampus di mana pesawat kami pesawat jam 10 pagi! hahahaha. Kebiasaan jelek.
Ulfa (2016), Zumi (2014) menunggu bengong dan kesal.
Dan ngeng... berangkat lah kami dengan drama barang kami yang harus masuk bagasi khusus karena banyak yang fragile sekaleeee. Jadi semua pada tolak-tolakan buat ngurus koper yang bisa muat diriku ini masuk kedalamnya haha. iya kopernya gede beud.

Drama selanjutnya, X-banner yang ketinggalan dikabin pesawat padahal kami udah sampe di dalam. Tau dong ya bandara Adisutjipto yang beda banget sama kuala namu? hehe. Jadi bak film-film india atau ala sinetron Iyah sama Zumi berlalri di tengah bandara mengejar pesawat yang au parkir dan ada pesawat yang baru datang mau parkir kami di prit-prit karen abisa ketabrak pesawat. ((ketabrak pesawat coy, jadi serbuk ayam geprek lah))

Mohon maaf tidak ada dokumentasi selama di bandara karena kami sangat menjunjung tinggi kampanye keselamatan penerbangan di Indonesia termasuk penggunaan gadget yang tidak pada tempatnya. Apaan deh. (sebenernya ada tapi tidak layak tampil).

Di depan bandara kami udah di tunggu oleh Mbak-mbak dengan logat orang jogja yang kental banget, dengan senyum ramah menyalami kami satu-satu sembari meperkenalkan diri. Yoi, mereka LO keren mbak elsa dari jurusan pendidikan sekolah luar biasa dan Mbak Fiqi Jurusan sejarah. Dan mereka udah lulus. ****! (eceknya ngomong kasar tapi di sensor kayak chat di mobile legend)

Hehe. Peserta Coy.
Hari Kedua Di Jogja-

Lah, kok tiba-tiba udah hari kedua aja? ya habisnya sejak kami dijemput dari bandara, daftar ulang, makan trus di antar ke hotel gak terlalu berkesan sih. Oh iya, kami nginap di hotel D'Cayon, gak ada kolam berenang, tidak ada rooftop, kamar yang standart, tidak kedap suara. Hotel ini cukup bagus untuk kami yang hanya numpang tidur selama rangkaian acara PIMNAS di UNY. Hotel ini pun cukup dekat dan bisa di tempuh dengan jalan kaki ke kampus UNY. Kayak dari Simpang rumah sakit Siti Hajar ke USU lah kalau di medan wkwk.

Kami di jemput dengan bus tayo besar jam 6 pagi. Btw di sana itu subuhnya jam 4 (atau setengah 4 gitu ya) dasar mahasiswa tingkat akhir yang hobinya molor parah, kami semua selalu telat dan baru siap itu jam 7. Itu pun dnegan mata merah dan mulut belepotan karena buru-buru sarapan :(

Untuk hari pertama, kami registrasi lagi, ngurus poster dan foto-foto buat pamer dengan beberapa petinggi dari Universitas Sumatera Utara. Enggak, Pak rektor gak datang ke jogja kok :( silahkan di lihat foto-foto eksis ini.

Kami berfoto dengan ibu wakil rektor 1 Universitas Sumatera Utara

Dengan ibu dosen pembimbing yang pintar keren kekinian kaya raya banyak anak dan bahagia

dengan seluruh tim beserta dosen pembimbing, Bu WR 1 dan ada juga ibu wd 1 FMIPA USU
Pamer batik USU ini ceritanya. Maafkan pilihan lelaki tampan kami kurang, yang cakep malah yang paling muda :(
Nah, untuk foto di bawah ini ada cerita lucu buat kami yang baru mengenal suasana dan bahasa di jogja. Pertama kami udah meminimalisisr kata-kata bahasa Medan biarorang-orang gak salah paham kayak bilang 'kereta' 'be ka' 'pipet' ' kepala kau' 'nangadong' dll. dan di perjalanan dari hotel ke UNY aku sudah bertanya pada mbak elsa di dalem bus, kira-kira kata-kata apa yang gak boleh kami ucapkan yang artinya bakal kasar banget?

'Asem koe' itu udah paling kasar, kata mbak elsa.

hah? seriusan aja hahaha. kalau di medan bilang gitu mungkin dicandain, 'Naniura kale di asemiin'

diluar kata asem koe itu kami tidak mengantisipasi kata-kata lainnya. sampai akhirnya kami turun di UNY dan langsung alay pengen foto depan tugunya UNY. eh mbak elsa bilang;

"Foto, jangan?"

Eh? dilarang foto nih?

"Iya, mau foto disini, jangan?"

lalu seseorang yang waras di antara kami teringat adegan Dilan yang 'Assalamualaikum, jangan?'
oh ternyata maksudnya 'mau foto disini, gak?' nawarin foto ternyata gubrak.

Tugu belakangnya itu looh
wajar kalau gelap, fokusnya ke taqwa mandiri cendekia.
Nah, satu harian kami persiapan untuk pasang poster, briefing seminar... dan malamnya kami kemana? ya tentu saja di malioboro!
si dedek gemes awal baru kenal langsung pengen foto bareng gue sesama gamers. 





























Sepertinya ini sudah panjang, saya tutup postingan ini dulu foto gamers pro plus cakep bersama 'katanya dulu gamers' abal-abal.

Bersambung.





Kamis, 11 Oktober 2018

Rindu Menulis

Assalamualaikum dunia! Duh Iyah tuh kangen banget mau nulis blog... mau nulis kayak biasanya, nulis kegiatan, nulis film yang lagi disukai dan hal-hal random seenak jidat lainnya :( tapi belum bisa fokus. Ini aja iyah nulisnya di sela-sela kegiatan yang dikasih seabrek dari fakultas :( jadi kali ini iyah cuma mau curhat panjang lebar *heleh* untuk yang mana tau kepo sama kabar Iyah (Kayak adaaaaaaaaaaaaaaa aja)

So here we go.

1. Yah, Sekarang sibuk apa?
Sibuk ngejar dosen :') sibuk ngedesain nyaris semua acara di jurusan dan fakultas. Yep, kalau kalian liat spanduk-spanduk, brosur dan poster yang beredar di sekitaran kota medan dan penyelenggaranya adalah FMIPA USU, sudah bisa di pastikan ada sentuhan tangan iyah disana hahahahaha.
     Terus sejak iyah pulang dari PIMNAS 31 kemarin, yang tulisan cerita selama di jogjanya masih kesimpen di draft huhuhu. Sekarang Iyah juga bantu adik-adik dikampus supaya proposal mereka lulus pendanaan dikti dan bisa memenuhi target sampai PIMNAS :D
    Masih sibuk jadi asisten lab juga... (ampe bosen kali lab itu liat gue mulu)
    Sibuk ngajar privat juga... sibuk bantuin projekan dosen juga.... lebih ke sibuk-sibuk yang gak sengaja tercipta akibat mengisi kekososngan di kampus :(

2. Lama amat tamat sih, serius dong ngerjain skripsinya!
Kan udah di jelasin di awal tuh, Iyah sibuk ngejar dosen.... Jadi dosen pembimbing iyah tu hanya satu, gak kayak dulu-dulu doping itu dua. Sebenarnya kemarin maunya dua sih. Tapi memikirkan akan lebih mudah kalau hanya satu... dan ternyata enggak! sampai nyerah kemarin ngajuin permintaan ganti dosen pembimbing sama ketua jurusan. Tapi karena Iyah dan temen iyah 'terikat kontrak tak tertulis' jadilah harus sama bapak ini.
   Dulu iyah mikirnya dosen ghaib itu hanya candaan. Dan sekarang iyah mengalaminya. Iyah liat mobil si bapak nangkring di parkiran... dan wujudnya gaada. Iyah cari di semua ruangan gaada. samapi ada senior yang se dosen pembimbing bilang "coba cek di kamar mandi, yah" YANG BENER AJA WOI
   Iyah rutin nungguin dari pagi... sampai sore.... telponin sehari sekali... sms sehari sekali... dan ketika ketemu, wajah bapak ceria, Iyah ceria, sudah sampai situ aja, tulisan gw di perbaiki di depan mata, lalu di bawa pergi, dan tak pernah kembali. Yup, gak balik. makanya Iyah selalu siap siaga bawa print-nan yang baru. Yang udah iyah perbaiki dengan liat sekilas apa yang di perbaiki beliau.
   sampai kemarin ada satu opsi gimana kalau perbaikannya via e-mail aja. Oke deh, lebih gampang ye kan. dan ternyata sama aja sodara-sodara!
   Buat siapapun yang membaca ini... Iyah mohon doa dan kelancaran iyah menyelesaikan kuliah ya :)

3. Gak menggambar lagi?
Masih. Oret-oret sketsa. padahal udah setahun ini pake tablet yang ada stylusnya dan cakep banget buat gambar di setiap situasi dan kondisi (makasi abangdan tauko tembung wkwk). Tapi ternyata menggambar di tengah ke riweuhan kampus ora iso haha.

4. Akhir minggu sibuk juga?
Enggak. lebih tepatnya istirahat. Karena nyaris setiap hari Iyah nangkring di kampus jam 8 (kalo ga ujan deres) paling lama jam 9 pagi lah udah sampe. Trus malemnya lanjut ngajar. Dan baru pulang ke rumah jam 10 malem :') udah tepar, kadang sholat isyanya rangkap dengan solat malam hahaha hiks. Sedih akutuh kayak sibuk dnegan dunia dan menyepelakan ibadah-ibadah yang lebih penting untuk akhirat. hiks hiks hisk (eh seriusan dah gw kalau udha nulis gini udah sedih banget)

5. Udah? udah siap curhatnya?
Udah.

See ya guys, semoga berikutnya akan ada tulisan berfaedah dari Iyah! Assalamualaikum!

Find Me On G+

Mahdiyyah Ardhina (2016). Diberdayakan oleh Blogger.

Follow Me :)

Google+ Followers