Selasa, 31 Desember 2013

FENOMENA KERUDUNG DUSTA (KERDUS) DAN KERUDUNG GAUL

Saat ini semakin meningkatnya keinginan orang-orang untuk berjilbab, malah semakin marak fenomena kerudung dusta alias kerdus dan kerudung gaul. mungkin saking parahnya perubahan makna jilbab yang sesungguhnya, bisa saja ada orang yang ngomong begini, DASAR LO KERDUS! KERUDUNG DUSTA! MENDING KAGAK USAH PAKE JILBAB AJA SEKALIAN! *ngomong ala antagonis sinetron*

menuduh marah kerudung dusta ketus
Jadi gimana mbak?
*tewengwengweeng*


ada yang pernah dengar ini guys? duuuuuh... yang pakai kerudung apalagi kerudung syar'i pasti sakit hati banget ya kalau di bilang kerudungnya dusta atau cuma kedok doang...
rasanya pengen bejek-bejek (pijak-pijak) orang yang ngomong gitu. sekalian bibirnya tak cabein.
masa orang baek-baek pakai kerudung malah di katain kerudungnya nipu.. deu.

"ya gak gitu lo iyah, kan ada sih yang pakai kerudung buat gaya-gaya-an, buat pencitraan suapaya di bilang orang baik. atau lihat tuh di tipi. tiap udah mau masuk penjara orangnya di kerudungin..
kan citra kerudung yang sakral jadi hilang... mending ga usah jilbaban aja.."

pfft.

gemas rasanya pengen ngejelasin hakikat jilbab langsung. tapi sebelumnya kita bahas dulu wanita yang bagaimana yang di katain Kerudung(nya) (hanya)Dusta dan KerBus (Kerudung Busuk)?


1.Kerudung buka tutup


kerudung dusta pesta pasar ibu
saat nya berubah!!
biasanya yang model gini adalah siswi yang bersekolah di sekolah yang jilbab menjadi seragam. sehingga tidak ada kesadaran diri untuk tetap mengenakan jilbab di luar seragam.
satu lagi adalah ibu-ibu yang... aduh,iyah enggak tau mengkategorikannya bagaimana. pokonya ciri-ciri ibu-ibu ini yang mau ke pesta pakai jilbab segala model tapi pas mau ke pajak pake kaus dan celana pendek.


2. Kerudung si Ceriwis



Tertawa,tawa ,ghibah
anu mbak anu
ini banyak di temukan di seantaro dunia jagat raya membahana. mau pakai ga pakai kerudung cewek itu ya emang udah dibilang bakalan masuk neraka karena GOSIP dan GHIBAH. belum lagi tertawa terbahak-bahak dan keras-keras.




3.Kerudung sang model


model jilbab hijad trendy
berat ya mbak...
yap,ini yang banyak di masyarakat. kerudungnya hanya di jadikan alat fashion dan eksperimen jilbab muter-muternya. tidak melihat kepada syarat memakai jilbab  yang benar. sehingga dengan kerudung beraneka warna kayak pelangi malah mengundang syahwat lawan jenis lebih besar. brokokokok


4. Kerudung anak Eksis


ikhtilat boncengan mesra
aseeek,boncengan gratees
anak eksis ini punya banyak temen. cewek,cowok,banci, semua di temeninnya. dengan kerudung melambai dia melakukan interaksi dengan lawan jenis tanpa batasan. rangkulan seenak jidat. salaman sembarangan. boncengan kesana-kemari. ngobrol berduaan (khalwat) *nyindir diri sendiri ya? -__-*


5.Kerudung 'Mendadak baik'


kerudung jilbab dusta pejabat buka tutup
dari google nih

jenis yang satu ini bisa kita lihat para wanita-wanita yang melakukan kesalahan namun ingin mencitrakan dirinya sebagai anak yang sudah baik. ngertilah... kayak si fulan yang abis nabrak orang terus pas jadi tersangka pakai kerudung. atau si fulanah yang ketangkap korupsi pas di sidang pakai kerudung padahal sebelumnya dia ga pernah pakai kerudung... (maaf,ini bukan ghibah ya tapi i'tibar)

6.(hanya) Kerudung saja


ga sanggup ngasih caption ini
ada yang curhat ke iyah soal kerabatnya.

"pakai kerudung mbak. kerudungnya bagus, menutup dada,bisa di bilang syar'i lah... gak ada kurangnya. bajunya longgar. sikapnya juga gak liar. gak pacaran juga mbak,
Tapi mbak, dia gak sholat..kalaupun sholat paling pas rame-rame mbak. ga pernah baca Qur'an.. gak pernah kaji agama... kalau mentoring sukanya main hape.."

yang terakhir ini susah di deteksi. ini parah rasa iyah -,-

"tuuh kan,percuma pakai kerudung kalau hanya sebatas kerudung. mending kagak usah deh pakai kalau belum siaaap.. ntar malah ngerusak citra kerudung dooong.."

STOP!

baca dulu penjelasan yang iyah jabarkan menurut Qur'an dan Hadist ini sampai habis.



يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ  وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا


Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang ( Al Azhab ayat 59)


Iyah,di situ kan cuma di bilang 'hendaklah'? gak di bilang 'harus' atau 'wajib'?

Oke,itu benar. gak ada kata harus di terjemahannya. mari kita membaca Ayat Quran nya langsung. ingat, beda kitab kita (muslim) adalah tidak dapat di terjemahkan dari bahasa ke bahasa sehingga penertiannya bisa menyimpang.
jadi menurut Ilmu shorof, di dalam Ayat ini ada kata قُلْ yang merupakan bentuk Fi'il amr (atau fi'lul amri) yang merupakan kalimat perintah langsung dari Allah SWT.

kenapa diterjemahkan menjadi 'hendaklah?'  karena kalau langsung di terjemahkan ke bahasa indonesia kan jadi aneh kalimatnya. lagian arti hendaklah dalam kaedah bahasa arab dengan pengertian di KBBI kita beda guys. pusing kan? sama.

makanya belajar nahwu shorof biar hukum islam gak tergoyahkan dengan pemikiran liberal. hm.

dan kalau di jabarkan lagi surah al-ahzab 59 ini bakalan panjang banget. bahkan ketegasan kedua mengapa jilbab itu wajib ada di kata  عَلَيْهِنَّ yang kata 'ala' adalah kewajiban di dalam kaedah bahasa arab.


ini juga ada hadistnya sebagai penjelasan tegas tentang jilbab.

Dari Khalid bin Duraik: ‘’Aisyah RA, berkata: ‘’Suatu hari, asma binti abu bakar menemui Rasulullah SAW dengan menggunakan pakaian tipis, beliau berpaling darinya dan berkata: ‘’wahai asma’’ jika perempuan sudah mengalami haid, tidak boleh ada anggota tubuhnya yang terlihat kecuali ini dan ini, sambil menunjuk ke wajah dan kedua telapak tangan.’’ (HR. Abu Daud).


so?kesimpulannya? . kerudung itu WAJIB. sekali lagi PAKAI JILBAB ITU WAJIB. 
Mau jelek,cantik. Mau miskin,kaya. Mau bau,wangi. Mau pintar,bodoh. Mau hitam,putih.
selama jenis kelaminnya masih wanita/perempuan/cewek dan sejenisnya...
HARUS MEMAKAI JILBAB.UNTUK MENUTUP AURAT

back to topik soal Kerudung Dusta,

jadi sekarang mau gimana pun orangnya ya harus pakai jilbab, masalah dia akhlak dan imannya belepotan justru itu yang harus di perbaiki.

"aku mau jilbabin hati dulu deh." hah.sudah deh.capek jelasinnya..

nah,ketika sudah tahu bahwa jilbab itu wajib. sekarang tinggal kita yang sudah memakai jilbab harus menjaga citra jilbab.

jadi kalau ada yang sudah pakai kerudung karena sadar kewajibannya sebagai umat islam namun akhlaknya belum seimbang, jangan di suruh buka kerudungnya sampai akhlaknya bagus.itu bukan solusi.

ada yang akhlaknya bagus tapi gak pakai kerudung, dia membiarkan dosa terus mengalir dari auratnya tanpa ia ketahui padahal ia tidak melakukan hal yang berdosa seperti bergibah atau mencuri.
kasian kan?

Wanita berkerudung itu belum tentu Shalihah. 
Wanita Shalihah pasti berkerudung.
senyum damai syahdu
teruslah berusaha memperbaiki akhlak..
Wassalam. Selesai deh pembahasan soal FENOMENA KERUDUNG DUSTA (KERDUS) DAN KERUDUNG GAUL. Ciao.

 NB:
  • kalau mau penjelasan rinci-serincinya soal jilbab ya mbok beli bukunya Ustadz Felix Siaw yang judulnya " Yuk Berhijab!" :3
  • postingan ini di bantu oleh kakak. iyah juga ga paham-paham banget soal nahwu shorof...

38 komentar:

  1. Aku sering (bahkan sepertinya sudah mendominasi) orang pakai kerudung tapi lekuk tubuhnya masih kelihatan, kelihatan banget dari leher sampai kebawah. Istilahnya bajunya presbody, kayak orang gak pakai baju aja. Sering kalau liat yang seperti itu bawaannya udah 'ngeres', hampir-hampir gak ada bedanya sama yang gak pakai kerudung bajunya ketat-ketat banget. Sering banget mikirnya, "Percuma dong jilbabnya, mending lepas aja". Jadi sesalah apapun, kerudung tetap wajib ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. wajib la bang, sekarang tinggal kita yang mengerti hakikat kerudung dan menjelaskan bagaimana kerudung yang baik... bukannya suruh lepas :|

      Hapus
    2. Aku setuju dengan Iyah mengenai hakikat berkerudung bagi wanita.
      Tapi laki-laki juga ada kerudungnya. Yang dikerudungi otak mesum. Kalau melihat segala wanita sudah berjilbab saja masih 'ngeres' berarti ada masalah juga sama kamunya. Ayo hati otak sama matanya dikerudungi. Kelemahan laki-laki ialah matanya.

      Hapus
  2. yaps, jilbab dan akhlak itu berbeda. jika ada wanita yang kurang baik perilakunya, jangan pernah salahkan jilbab serta hijabnya karena itu mmg sdh kewajiban wanita. yang perlu diberi peringatan itu akhlaknya, agar diperbaiki tingkah lakunya :) salam kenal ya ukhti, kalo sempat mampir blogku emaputeri.blogspot.com ;))

    BalasHapus
    Balasan
    1. padahal jilbab itu sama aja kayak baju,rok atau pun celana ya ukhti :|

      Hapus
  3. Masih heran dengan wanita yg banyak pakek kerudung tapi masih kurang (atau bahkan tidak tau sama sekali) paham dengan aturannya. Padahal, wanita berkerudung itu cantiknya benar benar nambah loh. Apalagi kalau udah pakek kacamata (yang paling bontot itu cuma masalah type gue aja kok, gak harus juga :p)

    BalasHapus
    Balasan
    1. aduh makasih,di bilang cantik :3 hehehe,
      selera kita sama ya, sama2 suka yang pake kacamata..

      Hapus
  4. bener, temen gue ada yang gue sarankan pake kerudung, jawabnya
    "kalo pake kerudung tanggung jawabnya besar (kalo dia ngelakuin kesalahan, bakal lebih heboh drpd yg gapake krudung). gue belom siap"
    hedeeeh -_- padahal gak pake kerudung juga kagak boleh kan harusnya. daripada dosanya dobel jg..

    BalasHapus
    Balasan
    1. bilang aja mbak, pake baju sama celana kok ga pake tanggung jawab?
      ga usah pake baju suruh mbak,berani ga? ga perlu tanggung jawab berarti kan?wkwk

      Hapus
  5. Yah,, ilustrasinya cantik.. ^^ hihihi,, aku pejilbab,, kalau soal golongan-golongan yg Iyah tulis,, kyanya masuk di *kerudung anak eksis*, kalau eksis sih enggak juga,, tapi kalau kelakuan yg ksana kmari jalan sama temen cowok, iia, gituh, soalnya temen-temen kampus 98% nya cowok, yg cwe 2% nya jarang masuk, rajin pas UAS doang.. :)) napa jadi curhat gini.. -_____-"
    ya, insyaallah brusaha jadi lebih baik bareng si Jilbab ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. pergaulan yang masih susah memang mbak, iyah pun juga begitu, heu. :|

      Hapus
  6. Ilustrasi-nya bagus :3 lucu. Hehehehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. illustratornya gak lucu juga? :3

      Hapus
  7. waaw, artikelnya keren.
    aku setuju banget ;D
    mari sama-sama perbaiki diri dengan jilbab ini ;D

    BalasHapus
    Balasan
    1. semangat memperbaiki akhlak qaqa!

      Hapus
  8. Bener banget nih, pake jilbab itu wajib dan bebenah akhlak itu beda konteks sama jilbab. Bebenah akhlak itu harus ada prosesnya. Beda konteks lah pokoknya. :DD

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya beda, tapi sama-sama membangun iman mbak, karena akhlak yang baik akan semakin membuat kita bercahayakan iman :3

      Hapus
  9. Alhamdulillah lagi belajar pake hijab yang syar'i :)

    Semoga kita semua selalu istiqomah ya dalam berhijab :')

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amiin, teteap istiqomah mbak, jangan ada keraguan lagi :)

      Hapus
  10. Jaman sekarang emang banyak banget cewek yang udah pake jilbab, tapi dada kemana-mana, atau transparan.. Kalo gitu kan sama aja boong, gak ngerti lagi sama orang kek gitu ngapain pake jilbab coba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. di baca dulu mbak ayat yang saya jabarkan, trims.. :)
      inti tulisan saya bukan ngapain pake jilbab,tapi kewajiban berjilbab mbak:D

      Hapus
  11. wah,mbak bermanfaat banget, aku juga lagi belajar berjilbab yang baik. walaupun kadang" kalo ke warung sebelah ga pake jilbab. hehe :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. biasakan aja ada jilbab instan (yang langsung pakai) dan jaket di gantung berpasangan mbak, jadi klo mau ke tempat yg deket atau ada tamu bisa langsung di sambar jilbab dan jaketnya, hehehe
      semngat mbak!

      Hapus
  12. gue sering liat remaja-remaja sekarang atau anak gawl gitu yang pake kerudung tapi suka make celana skinny. hmm.

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah itu dia, yang salah bukan kerudungnya, tapi ganti celana skinnya dengan rok jins :3

      Hapus
  13. Saya juga udah baca buku "Yuk Berhijab"-nya Felix Siaw itu. Ilustrasinya bagus, dan isinya ngena :D Saya sih udah berjilbab. Tapi kalau memilih untuk berjilbab syar'i (pake gamis, jilbab lebar) berarti kan harus "bongkar" seluruh isi lemari ._. Di situ saya belum siap .__. Mungkin kuliah nanti.

    BalasHapus
    Balasan
    1. dulu sebelum Iyah kaya begini,(ya walupun belum syar'i banget,setidaknya udah pake rok :D) iyah juga suka dan punya rok mini, dress selutut,celana jins,dan barang-banrang unyu lainnya ( anime lovers tp blum otaku)
      nah,bagaimana bisa berubah? nantikan postingan berikutnya :3 muehehe

      Hapus
  14. Banyak wanita2 sekarang yang berpakaian tapi telanjang, hmm makin banyak yang sudah tidak memperdulikan syariat2 islam (bagi yang Islam). Sedih aja sih rasanya, mereka bikin kiamat makin deket aja T_T

    BalasHapus
  15. Iya. bener banget. Lagian menurut gue seorang perempuan akan terlihat lebih cantik kalau pake kerudung :D

    BalasHapus
  16. Wah nyindir banget ini postingannya hehe
    Aku sendiri berjilbab tapi masih harus banyak belajar & memperbaiki :")

    BalasHapus
  17. hehe, ini emang so true :)) bahkan kerudung buka tutup masih marak di kalangan mahasiswa ckckck..

    BalasHapus
  18. temen2 cewek saya bnyk yang seperti itu sih mbak. kerudung tapi ngosipnya masalah cowok mulu, pacaran mulu. Malah pas ketemu di luar sekolah pakaiannya serba terbuka -_-
    pingin dikasih tau tapi takutnya saya dikira terlalu campurin urusan orang.
    tapi terimakasih deh, mbak, artikelnya bagus =)

    BalasHapus
  19. keren... ngelihat illustrasinya aja gampang menangkap apa maksudnya..
    ya lucu sih ngeliat anak SMA disini yang kerudungan di sekolah, giliran udah keluar halaman sekolah kerudung langsung dibuka D:

    BalasHapus
  20. Anonim1/22/2014

    Gue muallaf, msh belum gitu ngerti hukum2 di Islam. Apa hrs juga ? Mengingat lingkungan pergaulan yg tdk memungkinkan --"

    BalasHapus
    Balasan
    1. teruntuk fulanah yang baru menemukan cahaya islam,

      ketika anda memilih memeluk islam maka anda terlahir sebagai insan baru yg suci dari dosa, saat itu juga tuntutan islam brlaku pada anda tanpa toleransi untuk orang baru atau pun yang dari lahir masuk islam,
      jika pergaulan dan lingkungan anda terasa mengecam anda ketika menegakkan kepercyaan anda maka anda harus berani atau harus keluar dari ligkaran tersebut

      kepada fulanah yang di rahmati Allah, dtangilah orang yang telah menuntun anda kepada islam, mintalah bantuan pada beliau, dan teruslah beriktiar di jalan Allah swt.

      memakai jilbab adalah kewajiban bagi seorang muslimah yang sudah akhil baligh,

      saya harap anda memahami maksud saya,insya Allah, amin.

      Hapus
  21. Anonim5/15/2014

    Saya punya ce bejilbab dan ternyata ce tersebut sangat liar sampai" dia diblkang saya gonta ganti pasangan, dan akhirnya salah satu pasangannya ternyata teman gw menceritakan bahwa sudah melakukan hubungan suami istri dluar nikah. Fenomena kardus saat ini benar" nyata. By vhyta

    BalasHapus
    Balasan
    1. kewajiban berjilbab dengan menjaga akhlak mah beda mas. saya cuma bahas kewwajiban berjilbab. kalau akhlaknya jelek ya kembali ke masing2.

      Hapus
  22. Ibarat menjawab soal ujian essay, Guru menilai mereka dari jawaban yang benar dan salah juga mendapat nilai. Namun kadar nilainya berbeda. Namun, kalau tidak menjawab sama sekali? Ya NOL besar ya kan. (ibarat tidak memakai kerudung sama sekali)
    Begitu juga memakai "kerudung". Yang memakai saja tentu mendapat nilai, hanya saja tidak sebaik yang memakai dengan yang benar.
    Tanggapan mengenai 'percuma' : yang sudah memakai kerudung atau menutup aurat saja masih kena azab, apalagi yang tidak sama sekali

    BalasHapus

You word can change the world! you can left a comment on my post :)

Find Me On G+

Mahdiyyah Ardhina (2016). Diberdayakan oleh Blogger.

Follow Me :)

Google+ Followers