Rabu, 17 September 2014

PLN, kembalikan saja saya ke jaman batu!

"Mak,Ayamnya mau di presto kan?"
"Iya,set nya kurangin aja lima menit yabiar jangan lembut kali."
"Iya Mak."

*colokin presto*
JLEB! mati lampu. Iyah dan mamak saling menatap nanar ayam di presto.

******
Iyah gak tau apakah di kota-kota lain selain kota medan juga sedang mengalami rutinitas mati lampu. seakan-akan pelanggan Listrik ini bayar listriknya setengah-setengah makanya dapat listriknya pun kayak bagi hasil gini.

Iyah masih ingat ketika tahun lalu ada wacana di koran bahwa PLN Sumatera Utara akan menyewa genset untuk menambah daya listrik agar mencukupi untuk bulan november 2013. saat itu statusnya masih menyewa. lalu ketika kampanye pemilihan calon legislatif kemarin lalu nyaris 2 bulan full gak pernah ada lagi mati lampu di Medan. keren kan efek kampanye?

kalau kata tentor bahasa inggris Iyah saat dulu les semua masalah listrik ini hanya omong kosong. saat mau di pilih kembali maka orang-orang di bangku pemerintahan itu akan berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat. namun nantinya saat mereka sudah duduk di bangku yang di inginkan maka kenyamanan untuk rakyat itu pun dilupakan. ah. manusia..

lain lagi komentar dari tentor fisika. beliau mengomel karena bila alat-alat listrik mati tiba-tiba dan bolak-balik hidup mati maka alat tersebut bila bisa bertahan 10 setelah asik hidup mati tiba-tiba gitu maka daya tahannya ga sampe 5 tahun. lampu,kulkas,ac,tv dan alat-alat yang senantiasa membutuhkan listrik akan rusak dengan cepat. menyedihkan.

3 bulan lebih lagi sudah akan masuk tahun 2015. entahlah kapan berakhirnya predikat Medan mati lampu ini.

Setiap mati lampu Iyah bakal menunggu 1 jam, lalu menelpon 123.lalu mencet tombol nomer 2. setiap di telpon katanya seluruh customer sedang melayani pelanggan lain. kalau kita menunggu sekitar 2 menit baru deh bisa tersambung. kalau ga sabar nunggu 2 menit, kita tutup telponnya lalu telpon 123 lagi, ya gitu aja siklusnya, ga bakal bisa nyambung dan ngomong ke customer service PLN nya.

Pe el en satu dua tiga, selamat malam.

malam.

dengan ibu siapa,dimana?



ini Iyah, di Amplas.

Baik Ibu Iyah,jadi apa jawaban dari kuis yang kami berikan?

*SKIP*

Serius ah serius.

Pe el en satu dua tiga, selamat malam.

malam.

dengan ibu siapa?

Ini iyah

Baik ibu iyah, ada yang bisa kami bantu?

pak peelen yang baik, dirumah iyah mati lampu. iyah sendirian di rumah. mamak sama ayah belum pulang. iyah takut pak gelap-gelapan.

Mati lampu di satu rumah atau di banyak rumah?

Semuanya pak. semuanya gelap pak. bahkan langitpun gelap karena cahaya bulan tertutupi awan mendung pak...

baik berarti di banyak rumah ya, Alamat lengkapnya dimana?

di Jalan ***** #H Komplek *** No###p kelurahan harjosari # medan Amplas pak.

Baik ibu iyah, setelah kami lakukan pengecekan ternyata di daerah rumah Ibu terjadi defisit daya sehinga bla..bla..bla..bla... kami mohon agar menunggu agar kami segera melakukan usaha untuk memperbaikinya. mohon maaf atas ketidaknyamanannya. ada lagi yang bisa saya bantu?

enggak ada pak.pokoknya cepatla di idupkan.

baik kalau begitu ibu iyah.nomor pelaporan ibu adalah...

bentar la pak,semana mau di catat nomornya,nyarik pulpen dulu ini.udahla gelap di suruh nyatat-nyatat. ah ini pulpennya. berapa tadi pak?

baik nomor pelaporannya adalah ##*##** bisa di ulangi bu?

oh iya udah ##*##**

Baik,terimakasih atas laporannya. untuk menjaga kenyamanan di mohon untuk tidak memberikan tips atau pun upah kepada petugas kami. selamat malam. peelen satu dua tiga. tuuttt tutt tuut

Jadi selalu begitu setiap ngelapor ke PLN. alasannya selalu defisit,defisit,defisit dan defisit! kenapa coba bisa defisit? kemana anggaran pemerintah untuk memenuhi fasilitas masyarakat?

ada wacana yang mengatakan defisit listrik di Medan dan sekitarnya adalah akibat di bukanya Bandara Internasional Kualanamu. seharusnya bandara yang katanya nomer 3 seasia tenggara ini di buka tahun 2015. tapi entah kesambet apa kok malah sudah di buka 2013 lalu. persiapan yang seharusnya rampung 2 tahun lagi malah di pepetin begini. lihat saja betapa besar listrik yang di butuhkan bandara super mewah itu. bandara yang gak boleh mati lampu dan harus hidup 24 jam. dari mana listriknya coba?

Entah sampai kapan derita mati lampu ini terus berlanjut. rasanya PLN ini sedang memberikan study tour ke masa silam yaitu ke jaman batu. dimana listrik belum ada. dan api pun masih sesuatu yang amat berharga.

mungkin ada bagusnya dari efek mati lampu ini. handphone di biarin mati lowbatt dan tv pun tidak bisa menyala. sehingga satu keluarga dapat bercengkrama, bercerita tentang apa yang di lewatinya seharian ini kepada anggota keluarganya satu sama lain di tengah-tengah remang-remang lampu emergeny.

Tanpa gadget.

ciao!

0 Responses:

Posting Komentar

You word can change the world! you can left a comment on my post :)

Find Me On G+

Mahdiyyah Ardhina (2016). Diberdayakan oleh Blogger.

Follow Me :)

Google+ Followers