Minggu, 29 Juni 2014

Dear~

Alhamdulillah. Alhamdulillah. Alhamdulillah.

Ga tau gimana lagi cara melampiaskan syukur kepada Illahi atas keberkahan yang sangat teramat berarti ini. sebenarnya  ini mau di posting bulan lalu. pas iyah dinyatakan Lulus jalur undangan(SNMPTN). tapi semua itu iyah urungkan. karena malam sebelum pengumuman itu (26/5) iyah juga sudah mempersiapkan mental apapun hasil pengumuman esok harinya. Iyah tau rasanya melihat kotak yang berwarna merah pada laman pengumuman yang mmenyatakan tidak lulus itu sangat membuat terpukul. kecuali bagi yang punya tembakan selain masuk unversitas negeri. sekolah akademi misalnya.



akhirnya tanggal 27 bulan 5 kemarin tepat jam 12 iyah membuka pengumuman itu. dan Alhamdulillah Lulus. di Universitas Sumatera Utara (USU) jurusan Biologi. Iyah lulus pada pilihan pertama. Iyah langsung nangis dan meluk mamak yang ada di dapur. sementara itu ayah iyah lagi ikut gotong royong dan kakak iyah ke kampusnya. setelah tenang mamak suruh iyah telpon ayah dan kak uti. setelah itu telpon sepupu yang seangkatan iyah juga. Alhamdulillah sepupu iyah lulus juga..

Iyah langsung cek facebook. benar saja, banyak yang update status menyatakan lulus dan ada juga yang bilang belum rezeki. i know what you feel guys...
ada teman yang pengen banget iyah menghiburnya karena sebelumnya pihak sekolah menyatakan doi lulus tapi kenyataannya di pengumuman doi belum lulus. sungguh iyah niat sekali ingin menghiburnya...

dan sekarang iyah bisa nyantai dan ga buat orang tua risau. yah paling yang bikin risau uang kuliahnya....

tanggal 17 juli iyah daftar ulang saat yang lain sedang ujian SBMPTN. rasanya itu kayak..kayak gimana ya, yang lain masih berjuang sedangkan iyah sudah tenang.

sebenarnya banyak yang mempertanyakan kenapa iyah bisa lulus. karena pas SKHU keluar dan JENG...JENG... Masya Allah, Itu nilai UN atau apa. hancur sehancur-hancurnya. Iyah cuma bisa menelan pahit melihat nilai yang takkan bisa berubah sampai mati kelak.
Nilai UN mempengaruhi dalam pertimbangan lulus enggaknya di jalur undangan. dan itu lah yang semua heran kenapa Iyah bisa lulus.

banyak yang bilang ni semua hanya untung-untungan. iyah di cemooh. sedihnya yang mencemooh itu adalah guru. sakit rasanya...sakit...

tapi mamak iyah membesarkan hati Iyah.


 Lalu iyah mikir, dibanding tepuruk dalam cemooh itu mending iyah menghibur kawan-kawan iyah yang lain yang belum memiliki kejelasan untuk melanjutkan sekolahnya.

Semua ini adalah ketentuan dari Allah SWT. mingkin  ini jawaban dari doa-doa iyah yang sulit beradtasi dengan lingkungan sekolah yang awalnya tidak iyah duga. mungkin ini jawaban dari tangisan-tangisan di malam-malam yang menyesakkan. segala kejadian itu terjawab sudah. langkah Iyah di permudah oleh-Nya.

Sebenarnya di balik nilai UN yang ancur-ancuran itu ada yang iyah banggakan. cause, Iyah ga ada pakai kunci dan roti atau apalah istilahnya. kemarin-kemarin iyah di bilang munafik,sok,dan lain-lain. memang terbukti nilai UN iyah jelek. tapi ternyata tak ada yang dapat mengalahkan ketentuan-Nya bukan? jalan iyah tidak di persulit karena nilai UN yang jelek.

Karena itu lah entah bagaimana lagi melampiaskan rasa syukur yang teramat dalam ini.

Alhamdulillah,Alhamdulillah More and more Alhamdulillah!

0 Responses:

Posting Komentar

You word can change the world! you can left a comment on my post :)

Find Me On G+

Mahdiyyah Ardhina (2016). Diberdayakan oleh Blogger.

Follow Me :)

Google+ Followers