Senin, 26 Mei 2014

Waspada Pedofilia!

waspada, pedofilia, anak kecil, daun muda, tunas muda

Hai pembaca, kapan terakhir kalian menonton TV? eh, kurang tepat. Kapan kalian terakhir nonton berita di TV? nonton berita ya, bukan acara joget-joget yang nyampur jadi talkshow, kuis, dan drama. #eh

Miris sekarang melihat pemberitaan di TV soal maraknya pelaku Pedofilia yang sudah terkuak ke ranah publik. berawal dari kejadian di sebuah sekolah taman kanak-kanak yang berlabel internasional (gila, TK aja Internasional) dimana salah satu petugas kebersihan di sekolah tersebut adalah seorang Pedofil. setelah itu berentet berita pun bermunculan mengenai pelaku pedofilia dimana-mana. sebenarnya kasus yang terungkap semakin banyak, tapi kan sekarang sudah tertutup berita kampanyenya para calon presiden...

dari sini kita akan menyingkat pedofil dengan Pedo. karena Iyah geli terus-terusan ngetik kata pedofilia .-.

Sebenarnya apa sih pedo itu?

Jadi Pedo ini adalah gangguan kejiwaan yang membuat penderita mengalami ketertarikan sesksual yang tidak dapat di kendalikan kepada anak pra puber. pra puber ini biasanya di bawah umur 10 tahun lah.

awalnya istilah pedo ini berasal dari kata yunani paidophilia (παιδοφιλια)—pais (παις, "anak-anak") dan philia (φιλια, "cinta yang bersahabat" atau "persahabatan" -Wikipedia-

Penderita pedo tidak hanya pada Pria. Wanita juga ada. ketertarikan seperti melihat anak kecil itu layaknya boneka yang bisa di permainkan dan juga memuaskan hasrat seksualnya.

Curigai Penderita Pedo!

  1. Mayoritas penderita adalah laki-laki.(perempuan ada tapi minoritas)
  2. Mudah dekat dengan anak-anak.
  3. Biasanya belum mempunyai pasangan atau sudah tidak memiliki pasangan hidup.
  4. Suka menyentuh,memeluk dan memangku anak-anak secara tidak wajar.
  5. waspada terhadap Ayah tiri, Tetangga yang sering berkunjung untuk berjumpa anak. intinya curigai orang yang tidak memiliki hubungan darah pada Anak.
  6. lihat juga bagaimana dia menganut Agamanya. jika dia tidak dekat dengan Tuhannya, hati-hati. setelah kelima point di atas terlihat. lalu point keenam ini terpenuhi, Jauh kan segera dari anak.
Mungkin tidak semua point itu benar Pedo. tapi setidaknya kita harus tetap waspada karena jaman sudah semakin edan,gila. hanya orang yang beriman dan memahami ajaran Agamanya lah yang waras. walau ada berita seorang guru agama ternyata pedo juga, berarti dia hanya menjadi guru untuk mengajar bukan memahami ilmunya sendiri.

selain itu para orangtua juga mempersiapkan anaknya untuk tidak terlalu dekat dengan orang yang lebih tua selain orangtuanya sendiri.
Ini pencarian menggunakan telusur Aman. gak kebayang ada apa yang keluar jika telusur aman di matikan....

Tips agar anak terjaga dari pedo :

  1. selalu tanyakan kabar di sekolahnya sehari-hari. buat anak terbuka tanpa tekanan untuk bercerita dengan para orangtua.
  2. sesibuk apapun Ayah Bunda, jagan sampai anak hanya bersama pembantu atau baby sitter-nya. minimal usahakan sarapan pagi dan makan malam bersama anak.
  3. ajarkan Underwear rules. yaitu bahwa tidak boleh menyentuh pakaian dalam milik orang lain.
  4. beritahu anak agar berteriak ketika orang menyentuh dada,kemaluan,dan bokong anak dengan sengaja.
  5. jangan biasakan anak menerima makanan dari orang lain terutama yang tidak di kenal.
  6. jangan lepaskan anak kepada orang yang walaupun dekat sekali dengan anak namun tidak memiliki hubungan darah.
  7. Sekolah kan lah Anak di sekolah yang berbasis Agama.
Point terakhir sangat penting. Dengan di sekolah kan di sekolah yang menjadikan Al-Qur'an sebagai dasar pembelajaran, maka anak-anak akan mudah memahami Agama di periode emasnya. seragam sekolahnya juga menutupi aurat anak. bukan sekedar ajang seragam imut dan lucu buat anak TK. jangan karena Alih-alih gengsi, lalu anak di sekolahkan di sekolah internasional yang tidak memiliki pelajaran Agama. periode emas di sia-siakan menjadi korban Pedo.

Masa kecil anak-anak adalah masa dimana mereka memahami dunia baru mereka. sekolah menjadi tempat mereka bersosialisasi. lalu, kalau di periode emas ini anak sudah menjadi korban pedo, bagaimana ia dewasa kelak? walau di terapi pakai hypnoterapi atau sampai di buat ia lupa ingatan pun korban pedo akan muncul ingatannya kembali ketika ia dewasa bahwa ia pernah menjadi korban pedo. Miris.

Ternyata tak berhenti di Pedo!

Pedo menjadi istilah untuk kelainan jiwa yang memiliki ketertarikan pada anak prapuber. ternyata ada pula kelainan jiwa yang memiliki ketertarikan pada anak mulai puber. namanya Hebefilia dan Efefilia. Hebefilia adalah tingkatan setelah Pedo. jika pedo tertarik pada anak kecil, maka Hebefilia tertarik pada anak yang baru-baru puber. sekitar umur 11-14 gitu. sedangkan Efefilia yang tertarik pada remaja yang belum dewasa. kalau gak salah istilah yang cocok untuk Hebefilia dan Efefilia adalah para penggemar 'daun muda' .

Wahai pembaca, mungkin ada di antar pembaca yang sudah dewasa ternyata nge-fans berat sama personil cewek-cewek unyu yang kalau nampil suka gerombolan itu. waspada,periksakan kejiwaan Anda. bisa jadi anda penderita yang tinggal menunggu 'kumat' nya.


Maaf kalau ada salah kata, salah informasi karena Iyah bukan orang yang tau segalanya. Intinya kembali perkuat Agama. katanya kalau mau wangi ya dekat sama tukang minyak wangi. kalau mau selamat dunia ya dekat lah pada pemilik dunia. Allah SWT.

Semoga Allah menlindungi kita dari segala kemaksiatan dan keburukan. Amin ya Rabbal Alamin...

 




4 komentar:

You word can change the world! you can left a comment on my post :)

Find Me On G+

Mahdiyyah Ardhina (2016). Diberdayakan oleh Blogger.

Follow Me :)

Google+ Followers