Selasa, 18 Desember 2012

Ketika Aku Meninggal

Jika aku meninggal nanti,
dalam agama apa aku meninggal?
tetap dengan Agama ku sekarang,Islam?
atau aku murtad dalam agama lain?
atau aku menjadi Atheis?

Jika aku meninggal nanti,
dalam keadaan apa aku meninggal?
sedang bermaksiat kah? jauh dari-Nya kah?
atau sedang melantunkan ayat-ayat-Nya? sedang mengingatnya?


jika aku meninggal nanti,
siapa yang kutinggalkan?
ibuku?ayahku?kakakku?
atau aku sudah bersuami?
meninggalkan anak ku kelak?


Jika aku meninggal nanti,
bagaimana aku meninggal?
meninggal karena ajal,karena sakit,karena kecelakaan?
Jihad kah aku?
akan kah ajalku di tentukan orang lain?seperit deathnote? aku di bunuh?
atau aku,menetukan ajalku sendiri dengan bunuh diri?

Jika aku meninggal nanti,
apa kah ada yang memperdulikan ku?
akankah aku dimandikan? disholatkan?
atau terbuang sampai jadi tulang belulang?

Jika aku meninggal nanti,
sudah cukupkah amalku?
ditemanikah aku dalam kuburku?
terangkah kuburku?
ah,apa kah aku tidak dikubur?

jika aku meninggal nanti,
Malaikat Munkar akan bertanya apa kepada ku?
4 pertanyaan ku hafal sedari TK?
itukah yang akan ditanyakan?
"Siapakah Tuhan mu?/ Ma ismu Rabbuka? / Please tell me who yours God?
apa Agama mu?/ Madza dinimuka? / Tell me your Religon!
siapakah Nabimu? / Maismu Nabiyyuka? / Please Tell me who yours Prophet?
apa Kitab mu? / Madza Kitabuka?    / Tell me Your Kitab..
apakah aku akan mudah menjawabnya?
semudah dulu aku melantunkan nyanyian itu?
bahkan aku menghafalkannya dalam 3 bahasa!
 "Tuhanku adalah Allah /Rabbi Ya Allah /My God is Allah
Agama ku Islam / Dini al-islamu / My religion is Islam
Nabiku,Nabi Muhammad / Nabiyyu Nabi Muhammad / Muhammad My Prophet
Kitabku Al-Qur'an / Kitabu Al-Qur'an / Al-Qur'an My kitab
Lancarkah aku kembali menyanyikannya di alam kubur kelak?
Atau lidah ku menjadi kelu?
dan Malaikat Nakir akan memicut ku dengan cambuknya?
bahkan aku belum pernah di cambuk oleh cambuk manusia,
dan sekarang cambuk Malaikat yang akan memicutku?


Masih bisa kah aku melatunkan Hafalan ku?
dilindungikah aku dengan hafalan-hafalan yang sudah jarang aku lantunkan
karena didalam sholatku aku tak mau berlama-lama
hanya trikul saja yang ku baca :
Qul huallah hu ahad
Qul 'audzu birobbinnas
Qul ya ayyu hal kafirun

Jangan-jangan, Hafalan-hafalan itu sudah muak melihatku
dan mereka meninggalkan ku di atas kesombonganku
hanya karena aku mengejar waktu yang di atur oleh-Nya
aku enggan melantunkan kembali ayat-ayat yang jauh lebih panjang dan jauh lebih banyak pahalanya

Jika aku meninggal nanti,
adakah do'a yang membantuku?
membantu memperlancar lidah ku menyebutkan Asma-Nya
Akankah aku di bantu?
akankah amal ku cukup menjadi mantel untuk melindungiku?
atau... tidak ada amalku?
hanya dosa yang berbalik kebadanku dan menusukku seperti ribuan jarum

Jika aku meninggal nanti,
di Hujatkah aku?di maki?
di sanjung? di puji?
di sumpahi?
di do'a in?

Jika aku meninggal nanti,
Bahagia kah mereka yang di dunia?
Bersedihkah mereka yang di dunia?
Dendamkah mereka karena hutangku belum Lunas?
marahkah mereka karena tanggung jawabku belum selesai?

 jika aku meninggal nanti,
bahagiakah mereka karena mereka tidak perlu mengkhawatirkan aku akan di siksa?
karena didunia aku tak membuat mereka susah dan sakit hati?
Atau mereka sedih karena takut jika aku disiksa?
karena didunia aku selalu membuat orang susah dan sakit hati?



10 tahun setelah aku meninggal,
Masih adakah yang mengingatku?
Mendo'akan ku?
membantuku bertahan di alam kubur sampai hari kebangkitan?
akankah?akahkah?

berilalang kah kuburku?
 disiramikah kuburku agar aku sedikit merasa sejuk?
atau kering kerontang? atau sudah dibongkar dan ditempati oleh mayat lain?
ditinggalkankah kuburku?

 


akankah bumi ini menerimaku didalamnya, setelah aku merusaknya?
akankah aku dilindungi?
akankah aku terlindung?
akankah aku aman?!

iyah masih takut untuk mati. iyah takut ketika iyah mati keadaannya tidak seperti yang iyah harapkan.
iyah takut jika takdir berkata lain.
iyah takut meninggalkan duniawi ini.
iyah takut.





-------------------------------------------------------------------------------------

Bagaimana nanti akun facebookku?
penuh dengan kata-kata belasungkawa yang tidak bisa ku baca?
Bagaimana twitterku?
followersnya bertambaha atau malah berkurang karena mereka takut mengetahui aku sudah meninggal?

 

Bagaimana blogku?
blogger akan menghapus blog ku karena sudah tak pernah kuisi lagi?
bagaimana devianart ku?
gambar-gamabrku tak pernah di vote lagi?
bagamana Plurkku?
akankah karmanya menjadi Nol dan aku tidak pernah mencapai Karma Nirwana?

bagaimana akun-akun game ku?
masih adakah yang mengirim permintaan untuk berduel denganku?

bagaimana yahoo Answerku?
masihkah ratingku diatas setalah poinku tidak ku tambah lagi?
dan segala akun-akun yang lain?

bagaimana emailku?
pesan-pesan dari kenalanku siapa yang akan membalasnya?berapa banyak kode konfirmasi yang menyatakan aku masih ingin aktif di dunia maya atau tidak dan mereka akan menghapus semua akun ku?

dan aku akan di lupakan.

sebelum aku mencetak sejarah. sebelum aku membuat prestasi. sebelum aku mendapatkan Nobel.

dan aku,masih terjebak dalam dunia duniawi ku. sudah berapa banyakkah persiapanku jika aku meninggal?

11 komentar:

  1. abg ngga tau mau bilang apa, yang pasti sedih dengan keadaan diri sendiri,

    abg ingin cepat meninggal, tapi amal belum siap,
    abg suka ucapan Rabiah Adawiyah (mungkin ngga ada hub sama yang tulisan ini)
    kurang lebih begini
    "Hamba bukan takut kepada nerakaMu, tidak pula tamak dengan surgaMu, tetapi karena hamba memang mencintaiMu"

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena itu,iyah juga ingin cepat meninggal supaya bisa betemu dengan-NYA, tapi hasrat duniawi masih belum tuntas di siapkan..

      Hapus
  2. hal yang jarang dipikirkan. terimakasih sudah mengingatkan iyah @.@

    BalasHapus
  3. Nggak ada yg tau kapan dan sepanjang apa hidup dan matinya seseorang... Itu semua rahasia Allah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rahasia Allah itu benar-benar tak terduga bg...

      Hapus
  4. Astaghfirullohaladzim... Jadi inget dosa

    BalasHapus
  5. Photo tengkorak ngangkangnya Ketje badai #salahFokus :')

    BalasHapus
    Balasan
    1. terlalu fokus jadi kek gini -_-

      Hapus
  6. terimakasih sudah mengingatkan..

    eh masak iya kepikiran akun jejaring sosial jd seperti apa klu ditinggal mati? -__-

    BalasHapus

You word can change the world! you can left a comment on my post :)

Find Me On G+

Mahdiyyah Ardhina (2016). Diberdayakan oleh Blogger.

Follow Me :)

Google+ Followers