Minggu, 23 Desember 2018

Atraksi Turis di Medan Selain Danau Toba Yang Wajib Hukumnya Untuk Dikunjungi

Kota Medan adalah kota terbesar yang ada di Sumatera dan kota terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya. Walaupun kunjungan turis tak seramai Bali, Yogyakarta maupun Lombok, tapi untuk beberapa tahun terakhir, wisatawan lokal maupun mancanegara terus meningkat pertahunnya di Medan. Hal ini bahkan membuat salah satu maskapai terbesar di Indonesia, yaitu Sriwijaya Air, untuk menambah armadanya di Sumatera pada tahun 2019 nanti.

Medan termasuk kota dengan warga keturunan Tionghoa paling tinggi di Indonesia, tapi walaupun begitu, kota Medan tak hanya mengandalkan atraksi khas warga Tionghoa saja. Medan mempunyai wisata alam lengkap yang terdiri dari danau, gunung, bukit, hutan hingga air terjun. Selain itu, ada juga wisata religi, sejarah dan tentu saja kuliner. Untuk Anda yang bingung mau pergi ke mana selain ke Danau Toba saat berada di Medan, maka penulis akan berikan beberapa tempat yang wajib dikunjungi di kota Medan.

Istana Maimun
 sumber:innagroup.co.id
Istana ini sering sekali disebut-sebut sebagai salah satu istana terindah di Indonesia. Keunikannya datang dari kombinasi unsur Melayu, Islam, India, Spanyol dan Italia yang melebur menjadi satu. Kondisi bangunan serta peninggalan sejarah di Istana Maimun masih tersimpan dan terjaga dengan baik, sehingga para wisatawan bisa bebas menelusuri seluruh istana yang mempunyai luas hingga 2.772 meter persegi dan memiliki sekitar 30 ruangan ini. Oh ya, ada koleksi menarik di sini yang bernama Meriam Puntung—yang konon adalah jelmaan dari Putri Mambang Khayali yang sangat cantik mempesona dari Kerajaan Deli Tua.

Tjong A Fie Mansion
sumber:pinterest.com/azharisofyan
Tjong A Fie Mansion dulunya adalah bangunan rumah milik saudagar Tionghoa paling berpengaruh di kota Medan, yaitu Tjong A Fie. Tapi, pada tahun 2009 silam, rumah ini telah resmi dijadikan sebagai museum dan pengelolaannya dilakukan oleh para keturunan Tjong A Fie. Rumah ini dibangun pada tahun 1895 dan selesai di tahun 1900. Mempunyai ukuran hingga 8.000 meter persegi dan terdapat 35 ruangan di dalamnya.

Masjid Raya Medan
sumber:republika.co.id
Masjid mewah ini mempunyai usia yang tak jauh berbeda dengan Tjong A Fie Mansion, di mana Masjid Raya Medan dibangun pada tahun 1906 dan selesai di tahun 1909. Bangunannya pun sangat unik, dengan bentuk segi delapan dan desain arsitekturnya yang merupakan campuran antara Timur Tengah, Spanyol, serta India. Saat pembangunan Masjid Raya Medan, konon, Tjong A Fie juga ikut menyumbangkan dana untuk masjid ini.

Rahmat International Wildlife Museum Rahmat Gallery
sumber:medantourism.com
Di sini, Anda bisa menyaksikan macam-macam jenis satwa yang sudah diawetkan yang di koleksi bapak rahmad syah. Rahmat International Wildlife Museum Rahmat Gallery merupakan museum satwa pertama yang ada di Asia Tenggara, dengan lebih dari 2.000 koleksi satwa dari berbagai benua ada di sini. Jenis hewan yang diawetkan salah satunya adalah rusa, kambing gunung, harimau bahkan komodo. Hewan yang di awetkan berasala dari hewan yang telah mati yang di temukan dari berbagai belahan dunia.



Penangkaran Buaya Asam Kumbang
sumber:kabarmedan.com
Penangkaran ini menampung hingga 2.700 ekor buaya dengan berbagai macam ukuran. Dari buaya yang baru menetas, hingga buaya sepanjang 5 meter yang berusia 43 tahun. Tempat ini merupakan wisata edukatif karena pengunjung akan diajak untuk mengenal lebih dekat dengan buaya. Jika Anda tertarik, cukup keluarkan uang 35.000 dan Anda bisa ikut memberi makan mereka dengan melemparkan bebek ke kolam penuh dengan buaya.

Ternyata, atraksi wisata di Medan juga banyak yang menarik, bukan? Akhir tahun seperti sekarang merupakan waktu yang tepat untuk mengunjungi Medan, apalagi jika Anda berada di luar pulau. Berbagai maskapai penerbangan besar di Indonesia, seperti Garuda, Sriwijaya Air atau Lion Air memberikan berbagai promo menarik untuk menyambut musim liburan, sehingga Anda bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk pergi mengunjungi berbagai atraksi menarik dan tak ada duanya di kota Medan. Horas Medan!

0 Responses:

Posting Komentar

You word can change the world! you can left a comment on my post :)

Find Me On G+

Mahdiyyah Ardhina (2016). Diberdayakan oleh Blogger.

Follow Me :)

Google+ Followers