Jumat, 24 April 2015

Review Sinetron "Aku Ada Wali"

Aku Ada Wali adalah sinetron dari negeri jiran, malaysia yang di angkat dari Novel yang berjudul sama. Tak seperti sinetron kebanyakan yang minim ilmu dan tidak ada manfaat, sinetron ini cukup baik untuk menunjang citra sinetron saat ini. Hanya 13 episode,tak lebih. Sehingga tidak membuat jenuh para penontonnya.
Review aku ada wali

Sinetron ini menceritakan tentang sang tokoh utama, Syumaila yang sering menyebut dirinya sendiri dengan kata ‘Syu’. Syumaila adalah mahasiswa asal Malaysia yang sedang menimba ilmu di negeri ginseng,Korea. Bersama sahabatnya Syifa, mereka bersama-sama saling mengigatkan untuk istiqomah dalam niat menutut ilmu di korea. Tak lebih.


Namun gangguan justru muncul di episode pertama. Dimana Syumaila dan Syifa satu pesawat dengan Naim. Lelaki malaysia yang juga menjadi mahasiswa di tempat Syu, sudah melancarkan aksinya untuk tebar pesona selama di pesawat. Namun, Syu tetap menjaga marwahnya sebagai wanita.

Sampai di korea, aksi Naim belum berhenti. Komplotannya bertambah dengan Syakir. Mereka berusaha pedekate dengan Syu tapi hasilnya nihil. Sementara itu Syu dan Syifa berkenalan dengan muslimah yang pemahamannya tentang hubungan antara wanita dan lelaki masih sangat minim. Namanya Zahira. Meskipun Zahira berkerudung namun ia tetap pacaran dan bercengkrama terlalu dekat dengan kaum lelaki.
Review aku ada wali


Syu dan Syifa saling menguatkan iman dengan ikut bergabung dengan perkumpulan muslimah dan bertemu dengan Kak Fida. Namun Zahira tidak pernah mau ikut dalam perkumpulan itu. Waktu luang zahira hanya di habiskan untuk berpacaran, update status via smartphonenya serta shopping di mal. Syumaila yang sangat menjaga quality time nya menjadi jarang bersama Zahira.

Sampai akhirnya Zahira sedikit terketuk hatinya karena merasa terlalu banyak mengahbiskan waktu sia-sia dan semakin jauh dari Allah. Syu dan Syifa dnegan sabar menasihati teman seimannya itu. Saat sedang membimbing Zahira, Syu malah di timpa cobaan. Ia semakin sering di teror oleh orang yang tidak diketahui dengan mengirim pesan di kertas maupun sms yang menyatakan bahwa Syumaila adalah seorang perampas.

Episode selanjutnya sedikit menceritakan tentang masalah keluarga Syumaila di masa lalu. Tentang hubungan ayah dan ibu syumaila. Sementara itu di waktu sekarang Zahira malah bekerjasama dengan Naim sebagai makcomblang. Zahira malah memanfaatkan situasi ini untuk merebut hati Naim. Zahira pun semakin sering memuji-muji Naim di depan Syumaila. Dan Syu berkat bahwa ia tidak tertarik sama sekali untuk hubungan perasaan dengan cara seperti itu. Syu yakin bahwa akan ada seorang lelaki yang mencintai dan menghormati kekasihnya serta perhatian kepada keluarga yang disiapkan Allah untuknya. Zahira malah mencibir Syu karena menurutnya lelaki seperti itu sudah tak mungkin di temukan lagi.

Teror yang di dapat oleh Syu semakin parah. Dan Syu mengira bahwa yang menerornya adalah Naim. Syumaila memperingatkan naim bahwa Syumaila masih punya wali. Jadi kalau ingin mendapatkannya,datangilah walinya. Sementara itu Naim selain berusaha mendapatkan syumaila ia juga semakin sering menggoda Zahira yang memang sudah jatuh cinta dengannya. Naim memanfaatkan Zahira dengan menfitnah Syumaila bahwa syumaila diam-diam menggodanya. Sementara itu Syakir yang awalnya jual mahal secara terang-terangan mengaku kepada zahira bhawa ia ingin mendapatkan Syu dan ia mendukung hubungan Zahira dengan Naim.


Zahira ketahuan oleh Syu saat menyelipkan kertas teror di buku Syu. Dan Syumaila terkejut bahwa pelaku teror adalah Zahira. Konflik terus berlanjut dengan berbagai cobaan yang menimpa hati syumaila. Akibat dari kecantikan wajah yang ia miliki ia mendapat banyak cobaan. Selaian pertikaian antara Syakir dan Naim. Ternyata diam-diam seorang lelaki yang terlihat alim, dan juga di kagumi syumaila turut mencoba mengambil hati syumaila. Mu’tasim namanya. Ia adalah seorang ketua tingkat mereka dan sangat berwibawa.
Review aku ada wali


Naim dan Syakir takut kewibawaan dan kedekataan Mu’tasim dengan Syumaila dalam urusan organisasi akan menjadi penghalang bagi mereka. Maka mereka berdua mencoba menfitnah Mu’tasim dengan membuat Mu’tasim mengakui perasaan yang sesungguhnya dengan Syumaila.


Tak terasa Syumaila dan teman-teman seangkatannya sudah memasuki tahun terakhir mereka. Dan Syumaila pun sudah di rencanakan untuk Ta’aruf dengan adik dari kakak tingkatnya di Korea,Kak Fida. Namanya Solihu, mahasiswa kedokteran di universitas Malaysia. Sama seperti Syumaila, Solihu juga selalu berusaha menjaga hatinya dan fokus pada pendidikannya. Saat pendidikannya hampir selesai dan syumaila sudah kembali ke malaysia, akhirnya mereka segera merencanakan tunangan. Namun sebelum itu terjadi, Syakir,Mu’tasim, dan Naim mendatangi rumah Syumaila untuk melamar Syu lewat ayahnya.

Review aku ada wali
Karena tidak ada respon dari syumaila, Mu’tasim selesai mencoba merebut hati Syumaila. Berbeda dengan Naim dan Syakir yang menyususn rencana untuk merusak kepercayaan antara Solihu dan Syumaila.


Tetap saja gagal usaha Naim dan Syakir. Syumaila dan Solihu akhirnya menikah. Zahira Dan Syifa hadir di pernikahan Syu dan Solihu.
Review aku ada wali


Cerita tak berhenti di sini. Syumaila dan Solihu yang sama-sama berusaha membangun rumah tangga yang sakinah mawaddah dan warahmah masih juga di timpa cobaan. Ketika Syumaila telah memilki anak dua, Syu meminta izin untuk mengajar dan Solihu mengijinkannya. Di tempat Syumaila bekerja ternyata ada Syakir. Dan Syakir belum menyerah mendapatkan hati Syumaila. Dengan sikap angkuhnya Syakir takkan menerima hati Syumaila jika Syumaila akan naksir kepadanya.


Syifa sahabat Syumaila akhirnya menikah dengan Mu’tasim. Mu’tasim berubah menjadi lelaki kasar dan tidak meghormati syifa dengan suka mengatakan bahwa ia akan berpoligami. Sementara Zahira yang memadu kasih dengan Naim malah putus dan tak berlanjut ke jenjang pernikahan. Karena setiap Zahira menuntut Naim untuk mendatangi walinya, Naim akan berkelit.


Syumaila takut dan khawatir dengan rumah tangganya. Namun Solihu menguatkan dan berusaha meyakinkan Syumaila yang biasa ia panggil mesra ‘Sayang’. Syumaila pun semakin meyakinkan keteguhan hatinya dan bersyukur mendapatkan Solihu.


Kisah ini sangat menggambarkan kehidupan sekarang tentang semakin maraknya pasangan-pasangan yang tidak lagi memahami tatanan agama. Bagaimana cara menghormati wanita dan cara wanita menjaga marwahnya. Di sini terlihat bahwa menutup aurat dan perbaikan akhlak itu berbeda. Belum tentu orang yang menutup aurat dapat menutup hatinya dari godaan cinta yang berlandaskan nafsu. Wanita ujian bagi lelaki dan begitu pula sebaliknya.


Menjaga jarak dan pandangan antara lelaki dan wanita sangat di tekankan di sini. Juga bagaimana kesabaran seseorang serta keistiqomahan akan mengarahkan ke jalan yang sangat besar kenikmatannya.


Sangat di rekomendasikan untuk di tonton bagi orang-orang yang sedang menjaga hatinya. Kekurangan di Sinetron ini alur cerita dan plotnya agak sedikit rancu juga kurang detail. Selebihnya dari pesan dan kualitas cerita cukup padat dan bagus. Banyak pesan dan amanat di dalamnya. Tonton deh aku ada wali !

0 Responses:

Posting Komentar

You word can change the world! you can left a comment on my post :)

Find Me On G+

Mahdiyyah Ardhina (2016). Diberdayakan oleh Blogger.

Follow Me :)

Google+ Followers