Minggu, 19 April 2015

PUTIH

Ini kisah insiden 7 April 2015

Hal yang pertama iyah rasakan seperti bangun dari mimpi buruk. semua yang bekerja gerak refleks. saat iyah masih mencerna apa yang terjadi gerak tubuh iyah sudah melakukan penolakan keras ke orang-orang yang sedang mengerumuni iyah.

iyah kalut,menjerit,panik,bingung seperti orang bodoh. tak ada yang menjelaskan apa yang terjadi. semua suara hanya menyuruh iyah diam karena banyak darah yang harus di bersihkan.

Darah. ada banyak darah.



Iyah tidak tau apa yang membuat iyah tiba-tiba tenang, iyah tidak merasakan sakit saat itu. hanya saja ketika iyah tenang dan langsung duduk iyah sadar sedang tidak mengenakan jilbab. saat menyambar jilbab iyah baru sadar jilbab iyah berlumuran darah. pelipis iyah di tempel perban. ternyata di jahit.

iyah masih di selimuti kebingungan saat seseorang yang mengatakan dia anak Fisip usu menyantroni iyah. iyah langsung berpikir kalau dia adalah kenalan kakak iyah. ternyata bukan. mungkin maksud dia baik mau menolong, tapi bertanya pada orang kalut yang tidak ia kenal itu sama sekali salah.

Tak lama rekan blogger datang, entah kenapa iyah masih di selimuti kebingungan. saat mamak datang barulah tangis iyah pecah. tangis bingung namun lega bercampur dalam pelukan mamak.

saat di selimuti kabut putih sebelum sadar entah kenapa iyah merasa di tarik oleh orang-orang yang berisik di sekitar iyah. iyah terganggu. padahal sebelumnya iyah merasa tidur sangat tenang. tapi kalau ada yang bertanya pada iyah apa yang sebenarnya terjadi atau kronologis kejadiannya,iyah sama sekali tidak tahu. jujur, sampai sekarang saat iyah menulis ini iyah merasa ada memori yang hilang. enggak, iyah gak amnesia.

Iyah kecelakaan karena menabrak mobil yang akan memutar kekanan di belokan pulau jalan. iyah mengendarai kereta dengan kecepatan lumayan tinggi. dan booom! iyah benar-benar tidak merasakan sakit, terlempar, atau saat menabrak apalagi saat terjatuh. dan yang menolong iyah membawa ke rumah sakit adalah bapak yang mobilnya iyah tabrak. kereta iyah diamankan oleh orang asuransi yang ada di lokasi kejadian.

Iyah bersyukur karena informasi data diri iyah sangat mudah untuk di jumpai. nomor handhphone ayah,mamak,dan kakak menjadi penghias halaman depan smartphone iyah. belum lagi karena saat kejadian iyah sedang janjian, telpon dari rekan blogger membantu pendataan diri iyah saat itu.

kereta iyah ga apa-apa. helm juga ga pecah. makanya iyah merasa aneh kenapa iyah sampai kacau begini wujudnya sekarang. selain pelipis kiri di jahit, anggota tubuh kiri iyah semuanya kacau. mulai dari punggung tangan kiri, siku kiri, lutut kiri dan pergelangan kaki kiri luka. kalau lebam tidak terhitung lagi. rahang atas dan bawah selama 3 hari masih susah bergerak. karena banyak kehilangan darah kalau bergerak jadi puyeng.



8 April 2015
Harusnya itu adalah salah satu hari padat iyah. Mulai dari jam 8 pagi sampai jam 7 malam iyah ada jadwal. Tapi karena pagi itu keadaan iyah masih benar-benar kacau balau iyah enggak kekampus. Syukurlah, seorang sahabat menolong iyah untuk mengantarkan tugas-tugas dan surat izin iyah kekampus.
Malamnya, Rekan-rekan BloggerM datang menjenguk. Tak lama sahabat-sahabat kompak di SMA datang, disusul Anggota Remaja Mesjid yang Iyah ikuti.
Kedatangan semuanya membawa angin tenang di hati dan pikiran iyah yang benar-benar teguncang dan linglung sebelumnya.

9 April 2015
Pagi hari icut sudah datang menjenguk karena dia enggak ada jadwal kuliah. Disusul farhan yang masuk Lab jam 2. Farhan bilang,kalau gak gini susah banget ketemu Iyah.
Malamnya, Nurul dan bia(lagi-lagi) datang. Niatnya jenguk, tapi akhirnya bantuin ngerjain tugas bahasa inggris Bia. Trio gembel lengkap hadir hari itu. Hahahaha :’D

muka terkacau yang pernah iyah posting  :v
10 April 2015
Marissa dan Imri, sohib SMA datang menjenguk setelah usai kuliah. Marissa dari padang bulan naik kendaraan umum untuk menjenguk iyah. Haru menyesaki dada seketika.

yang terjauh~
12 April 2015
Para penjenguk paling gokil datang di hari terakhir. Saudari-Saudari UKMI datang menghebohkan pagi menjelang siang itu. Membawa hawa masjid kampus ke rumah, hahahaha. Mata-mata khawatir terlihat namun tertutupi karena seorang duet lawak iyah di kampus mulai mengeluarkan bahasa-bahasa terlawaknya.
Sorenya Echa dan Winny datang membawa komik,puding,snack,dan Laptop buat tukeran Anime. Sakit yang iyah rasa sudah tak terbahas lagi. Tak terkatakan, benar-benar penutup yang menenangkan perasaan. Karena hari seninnya, mau tidak mau iyah harus kekampus untuk Ujian. Fuhahaha

********

Seminggu sejak kejadian itu, 14 April 2015
Iyah buka jahitan di dokter langganan iyah sejak kecil. Sambil tertawa iyah bilang ke Ayah kalau sekarang sudah gak jaman sulam alis, Iyah malah jahit alis.
Di ruang tunggu pasien, tiba-tiba seorang bapak datang. Wajahnya tidak pernah iyah ingat sebelumnya, bercengkrama dengan Ayah dengan akrab lalu bertanya keadaan iyah. Iyah bingung kenapa bapak itu tahu benar keadaan iyah.
Ternyata, bapak inilah yang iyah tabrak seminggu lalu. Beliau hampir di hakimi orang karena di tuduh menabrak iyah. Iyah dengan jelas mengatakan kepada beliau kalau kejadian itu iyah salah. Karena iyah kencang di jalur kanan padahal iyah sudah lihat lampu sen kanannya menyala.

Beliau dengan bijaksananya mengatakan bahwa di sini tidak mencari siapa yang benar dan siapa yang salah, tapi berusaha secepat mungkin menyelamatkan yang bisa diselamatkan. 

Ketika kejadian iyah membelokkan kereta sambil mengerem ke arah kanan, sehingga badan iyah terlempar kekiri dan menghantam mobil lalu terjerembab ke aspal. Itulah kenapa hampir seluruh anggota kiri iyah luka dan lecet. Lalu orang-orang langsung berkerumun akan mulai menghakimi bapak tersebut. Bapak itu langsung menyatakan bahwa beliau bertanggung jawab, saat ada orang yang tak di kenal meminta SIM dan STNK nya sebagai bukti bahwa beliau takkan lari, beliau langsung memberikannya. Tak ada warga yang berkerumun untuk menghakimi tadi mau ikut ke rumah sakit saat di tawari. Jadi hanya si bapak, dan orang yang menahan surat berwajib bapak itu yang mengantar ke rumah sakit.

Seluruh biaya dan obat rumah sakit sudah di tebus beliau. Dan masalah ganti rugi juga tidak ada.
Selesai bercerita tentang kejadian seminggu yang lalu iyah hanya bisa berulang kali mengucapkan terimakasih kepada beliau.
Banyak sekali hikmah yang iyah ambil dari kejadian ini. Banyak sekali.
Simpati orang-orang yang kadang iyah agak cuek dengan orang-orang sekitar. Ketegasan dalam memanejemen waktu. Waktu istirahat yang di berikan Allah untuk tidak terlalu padat dalam rutinitas dunia. Keikhlasan hati. Hati yang putih dari banyak manusia. Dan banyak hikmah lagi yang iyah petik. 

Terima Kasih banyak untuk seluruh rasa simpati dan khawatir yang teman-teman berikan kepada Iyah. Sungguh, satu kata dan doa kesembuhan dari teman-teman iyah sangat menghargainya...

Abang Kakak dari Blogger M
'Patong' dari Riau :'D
 ********
Tulisan ini iyah buat sekadar jadi pengingat bahwa kejadian ini pernah terjadi. Karena setelah kejadian itu iyah membuka kembali beberapa tulisan lama di Blog selain blogger. Gawatnya, ada beberapa kejadian serta nama yang sama sekali enggak iyah ingat. Setelah nanya sama temen yang ada di cerita itu juga, dia membenarkan cerita itu. Tapi iyah sama sekali tidak ingat. Bahkan gambaran serta bayangannya. Ada beberapa kenangan yang hilang. Dan itu,sedikit menyedihkan...

0 Responses:

Posting Komentar

You word can change the world! you can left a comment on my post :)

Find Me On G+

Mahdiyyah Ardhina (2016). Diberdayakan oleh Blogger.

Follow Me :)

Google+ Followers