Kamis, 23 Februari 2017

Review Your Lie In April Live Action (Shigatsu wa Kimi No Uso)

Hai, assalamualaikum! kali ini Iyah pengen review salah satu film jepang judulnya Your Lie In April yang di adaptasi dari anime 22 episode dengan judul yang sama atau nama lainnya Shigatsu wa kimi no uso. By th way kalau ada yang mau baca review anime nya bisa di baca di sindang bok.

Review Anime Your Lie In April (Oktober 2014-maret 2015)

Review, review anime, review film, Your lie in April, Shigatsu wa kimi no uso, Arima, Kaori

Pertama, ini adalah salah satu film live action yang kena banget ke real lifenya. Soalnya biasa dunia anime itu rada-rada lebay dan greget gitu. Tapi untuk live action yang satu ini dari animenya gak terlalu lebay dan saat di jadikan live actionnya pun cocok banget untuk jadi film layar lebar. Gila, kalau ini aslinya film Indonesia pasti lebih keren. Hahaha

Pertama kita harus kenalan sama pemerannya dulu dong ya. ihihihi.

Review, review anime, review film, Your lie in April, Shigatsu wa kimi no uso, Arima, Kaori

Kento Yamazaki as Kōsei Arima

Anna Ishii as Tsubaki Sawabe

Taishi Nakagawa as Ryōta Watari

Review, review anime, review film, Your lie in April, Shigatsu wa kimi no uso, Arima, Kaori
Suzu Hirose as Kaori Miyazono

Iyah ceritain dulu ya sekilas alurnya. Koisei Arima adalah seorang pianis jenius yang sejak kecil sudah memenangkan banyak kompetisi piano sehingga di kenal banyak musisi sebayanya. kemapuan Arima tentu tidak muncul begitu saja, semuanya hasil latihan yang sangat kerasa dari ibunya yang juga pianis namun sakit-sakitan. Arima sendiri bermain piano berharap agar ibunya cepat sehat. namun sayangnya, karena kerasnya latihan dari ibunya, Arima sempat marah dan itu adalah hal terakhir yang ia berikan pada ibunya sebelum ibunya meninggal. hal ini berlangsung saat ia masih SD. usai ibunya meninggal, Arima seperti terkena kutukan (mungkin tepatnya tekanan batin) di hantui oleh bayang-bayang ibunya sehingga ia tidak mampu menyelesaikan setiap musik yang ia mainkan.

Kemunculan Kaori di masa SMA nya yang suram dan masih tidak bisa main piano membuat semuanya berubah. Kaori yang mengaku suka pada Watari malah menjadi sandarannya untuk kembali bermain. Konsetrasi dan perasaannya yang a curahkan pada permainannya untuk kaori. Dibalik ini, Tsubaki cemburu karena melihat bahwa ia tak bisa masuk dalam dunia musik Arima dan Kaori.

Alur cerita di film ini masih sama seperti di animenya namun tentu saja banyak yang di singkat ya. adegan-adegan lucu dan super hiperbola tentu gak di real kan karena bakal banyak makan waktu haha. tapi yang berbeda adalah di sini di ceritakan bahwa mereka berempat sudah SMA. Kalau di animenya kan masih SMP. Menurut iyah memang lebih cocok SMA sih, karena rentang waktu dari kisah SD mereka ke SMP ya kali badannya sebongsor itu langsung. Romatismenya juga cocokan ala-ala SMA tapi gak banyak kissu kissu nya. 

Review, review anime, review film, Your lie in April, Shigatsu wa kimi no uso, Arima, Kaori

Kalau di anime lebih kerasa ke horor-ran bayangan ibunya arima, di film justru lebih di tekankan bagaimana semangat dan dukungan Kaori kepada Arima. kisah cinta segitiga tapi gak sampe jambak-jambakan antara Tsubaki-Arima-Kaori juga lebih baper disini. Sementara di anime perasaan tsubaki sendiri tidak terlalu banyak di ulas.

Review, review anime, review film, Your lie in April, Shigatsu wa kimi no uso, Arima, Kaori

Selebihnya jalan cerita cukup memuaskan. Akting para pemainnya cukup total dan berasa bahwa itu masih anime yang sama. Dan dengan ending yang lebih complicated membuat kita bisa baper maksimal saat nontonnya.

gimana? gimana? dengan review singkat (ini mah malas ngereview sebenernya) udah ngebet kali pengen nonton? maaf ya gak banyak gambar yang bisa di tampilkan karena kualitas gambarnya jelek. Yah, Iyah sendiri nunggu ini tayang resmi di Indonesia entah jama kapan ya kan :(

Japanese 四月は君の嘘
Directed by Takehiko Shinjō
Screenplay by Yukari Tatsui 
Based on Your Lie in April > by Naoshi Arakawa 
Starring Suzu Hirose |Kento Yamazaki
Music by Ryō Yoshimata[1]
Distributed by Toho
Release date September 10, 2016
Running time 122 minutes[2]
Country Japan
(wikipedia)

Sekian Review Iyah, Wassalam! suki suki!
 

Jumat, 17 Februari 2017

Saya, Aku atau Iyah?

Hai, Assalamualaikum fellas!
Hello Fellas
 Iyah udah agak lama juga ya gak nulis, sekitar sebulanan gitu. Jadi rasanya agak kagok nulis di blog yang pembacanya kebanyakan silent reader :'D  Memang sih postingan Iyah gak viral-viral gitu. Dan gak narik orang buat saling perang komentar kayak kebanyakan berita jaman sekarang. Beritanya apa... komentarnya apa... yang di ributin apa...

Sebenernya gaada alasan khusus juga kenapa jadi kacau balau ngeluangin waktu buat nulis di blog. Standart manusia jaman sekarang lah, kecanduan smartphone. Dikit-dikti liat instagram, dikit-dikit liat line. Iya, cuma instagram sama line aja yang sekarang aktif Iyah gunakan. Tapi udah mau nyita waktu banget. BBM niatnya udah mau iyah hapus tapi karena masih banyak yang bilang "Jangaaan iyah jangaaan, hapeku gak sanggup kalau buka line" jadi demi terus mempererat tali silahturahmi bbm tetap iyah pertahankan meski gak pernah ganti status maupun foto bbm hehehe,

Btw, ini tulisan tentnag apa sih? judulnya apa... Iyah nya cerita apa... ya lagi-lagi karena terlalu banyak baca berita sampah di len tuday dan social media *ya ampun kasar banget iyah ngomongnya ya* yang entah kenapa udah tau cuma ngabisin kuota, buat gondok tapi tetep aja di baca :') ini nih pengaruhnya, tulisan iyah pun jadi low quality banget.

sebenrnya ini tulisan curcol Iyah kayak biasa. Dulu, akhir tahun 2015 kalau gak salah iyah pernah buka polling soal Iyah bakal pakai kata ganti pertama apa buat di blog ini. Aku, saya atau tetap Iyah? nah saat itu banyak poll yang buat 'Aku'. Tapi hanya di beberapa postingan Iyah pake iyah ngerasa gak cocok dan karena Iyah kebiasaan terlalu sopan nan segan (yang sekarang malah jadi liar -_-) jadi Iyah ganti pakai kata saya. Cukup lama sampai akhir 2016 kemarin pake 'Saya' tapi tetep aja gak nyamaaaan. Padahal udah mulai tua ya kan, udah mulai dewaca Iyah nya. maksudnya mau ubah image gitu.

Iyah itu gampang banget galaunya, gampang kepikiran sesuatu dan jadi pikiran padahal kadang sebenrnya gak telalu penting juga di pikirin. Kayak misalnya mikirin "Yamazaki kento sekarang lagi apa ya?" Ya itu salah satu hal yang sangat gak penting di pikirin. Apalagi mikir "Kapan Yamazaki kento datang ke Indonesia buat Ta'arufan sama Iyah. Oke fix, tulisan ini semakin kacau saudara-saudara.

Maka sampai ke titik dimana Iyah jadi 'Ya udah, di jalanin aja' Jadi mau Iyah, mau Aku, mau Saya, nanti bakal berubah sendirinya. sekarang Iyah tetap Iyah. jadi apapun yang Iyah katakan Iyah in  aja.

Yaudah, Iyah balik belajar lagi demi menjadi madrasah terbaik bagi masa depan kelak :'D
Ini belajar, bukan tidur!
Oke, selesai tulisan curcol super gaje ini. Wassalam.

Find Me On G+

Mahdiyyah Ardhina (2016). Diberdayakan oleh Blogger.

Follow Me :)

Google+ Followers