Senin, 23 November 2015

Tinggal Ngomong Kok Susah? - Belajar Public Speaking di DURIAN November

Tinggal Ngomong Kok Susah? - Belajar Public Speaking di DURIAN November
Sesuai dengan titah yang katanya mau buat blogger tematik atau apalah itu karena saya tidak terlalu mendengarkan, 'maafkeun Iyah...' walhasil sebelum hilang feel nulisnya karena udah sibuk ngampus lagi pagi ini, saya sempatkanlah menulis dahulu...

Durian Blogger medan november
Durian Blogger Medan November

November kali ini selain momoent ulang tahun saya yang ke-19 #cieee ada yang menarik di durian kali ini. Karena yang jadi Speaker nya katanya mirip sama saya. Saya gak percaya. Jadi, gitu kelar ngiden (bahasa kerennya anak lab kalo identifikasi spesies. bukan ngeden loh ya) saya langsung tancep gas nyari omerta cafe di jl. wahid hasyim. Kali ini saya yakin tidak nyasar lagi. Wahid hasyim deket dari kampus saya. Eh dasar sialeun, ternyata cafenya gaada plangnya. Jadi sempet nyasar deh -,-

Akhirnya saya sampe pas materinya nyaris selesai. Jadi saya ga tau apa-apa. kalau begitu, saya tutup postingan ini.

EEEH ga dong, kan kita punya slidenya WKWKWK *eceknya minta sama pemateri yang katanya mirip saya*

Durian Blogger Medan November
gak mirip sama saya kan?
Naaah kenapa sih kita harus belajar Public Speaking atau ngomongin publik? ya perlu dong, karena ternyata ngomong dengan baik di depan orang banyak agar orang nyaman dengan kita itu gak mudah loh! apalagi ngomong depan penghulu
“Jika ingin menguasai dunia, maka kuasailah dua hal.
Menulis dan berbicara”

Nah, jadi gimana cara kita agar bisa jadi Speaker yang baik?

-colokin ke laptop/hapenya dan idupin tombol speakernya #PLAK

1. SUARA
Suaraaa dengarkan kan lah akuuu~
Suara itu penting agar orang paham apa yang kita maksudkan. apalagi suara hati. Nah, gimana seharusnya kita 'bersuara' saat ngomong di depan orang banyak? suara kita HARUS Jelas, Lancar, Bulat, Powerful, Tanpa Cacat Vokal, Tanpa Noise (Ehmm, Eng, Uhh)

2. BODY LANGUAGE 
Sikap tubuh kita di atur, jangan buat penonton atau pendengar gak nyaman liat kita yang mungkin tetiba garuk-garuk kete atau semacamnya. yang betol-betol ajalah. 
Durian Blogger Medan November
nah ga tau deh ini lagi latihan apaan, eike blon dateng cyin.

3. KONTAK MATA
Saya paling gak bisa natap mata orang di luar ghadzul bashar. walaupun sama sesama cewek saya gak bisa natap matanya. Karena kalau saya liat mata orang seolah saya menembus ruang dirinya yang dalam. #tsaah eh tapi ini serius lo, ada orang yang susah natap langsung ke mata. kalau saya sih ngakalinnya liat jidatnya atau hidungnya. Makanya ada beberapa orang yang bilang pandangan saya kayak 'kosong' padahal karena ga fokus ke mata dia hehehe.

jangan lupa dengan metode “KIPAS”

4. SIKAP TUBUH
Rileks, Terbuka, Penuh Penerimaan, Kokoh, Berwibawa
Durian Blogger Medan November
Ciaaa Bang Wahyu blahe gugup!

Nah, itu dia rangkuman materi dari  Durian november kemarin! ada yang ga jelas? kurang lengkap? atau butuh pencerahan? ketik REG spas... eh eh salah. Siapa suruh ga datang Durian, kan jadi ga dapat ilmu mahal ini kan~ Lebih rugi lagi karena kemaren ada kuis berhadiahnya!
Durian Blogger Medan November
pasti ada konspirasi makanya bintangberpuisi.com menang lagi :| *peace kaak

Durian Blogger Medan November
ceritanya runner upnya nih

ya udah, gih hubungi pemateri yang katanya mirip saya itu di blognya kapal-layar.blogspot.co.id atau di twitternya @uttihati

Daaan kembali ke Durian yang selalu menyenangkan bagi saya karena selain menjalin silaturahmi juga mempertemukan jodoh  melepas strees saya. dari pada ngeluh mulu mending di bawa hepi aja~

nih, foto-foto rangkaian acara...

Durian Blogger Medan November
mc ngeselin dengan game yang ngeselin
dan saya belum terima atas tabokan di wajah saya.

Durian Blogger Medan November
kakak manis ini menghibur dengan game yanglebih waras.
Durian Blogger Medan November
iyah masukin foto ini karena duduk iyah lagi 'cantik'
Durian Blogger Medan November
jarang-jarang bisa ngetawain bang blahe!
Durian Blogger Medan November
gue.... gak setuju atas rekayasa foto ini.

dan ini..... what?


banyak yang sibuk begadget
Durian Blogger Medan November
para jejaka tamvan *eceknya kak bibeh tersamarkan*
Daaan, samapi berjumpa di DURIAN desember edisi liburan akhir tahun!
Durian Blogger Medan November
banyak yang udah pulang ni -.-
Sekian dan wassalam!

sumber foto: facebook BLOGM



Pengemis, Dikasihani atau Tidak?

Pengemis, Dikasihani atau Tidak? - Suatu hari di dalam lingkungan kampus, saya sedang mengerjakan tugas membuat video yang merekam diri saya sedang menjelaskan bagian-bagian dari seekor hewan. Agar suara saya terdengar jelas, saya dan teman saya mencari tempat yang tidak terlalu ramai. Di tengah-tengah rekaman, tiba-tiba datang seseorang yang meminta-minta kepada kami. Walau merasa terganggu, saya dan teman saya dengan halus menolak orang yang meminta-minta tadi. Lalu kami melanjutkan videonya, ternyata gangguan belum selesai. Lebih parah, seorang anak kecil bernyanyi dengan kerasnya dan segera kami tolak kembali dengan halus, namun anak ini seolah tak perduli dan memaksa kami memberikan uang kepandanya baru ia pergi. Walhasil, kami yang pergi karena kami tidak mengantongi uang sepeser pun karena tas kami tinggalkan di lab.
Pengemis meminta-minta di jalanan
Pengemis. sumber: google

Saya dan teman saya jadi membahas masalah ini di perjalan kembali ke lab. Seharusnya di dalam lingkungan kampus tidak di perkenankan ada peminta-minta karena itu lingkungan pendidikan. Namun hati kecil ini tidak dapat di sembunyikan. rasa kasihan dan ironi membayangkan bila diri sendiri menjadi seperti itu apa yang akan saya lakukan? 

Tentu saja di posisi itu bukan dengan Skill dan potensi kita saat ini. Menurut teman saya, masih mending pengamen dari pada peminta-minta. karena para peminta-minta itu adalah orang malas. Kalau menurut saya sama saja. intinya mereka membutuhkan uang dari orang lain. Lagi, ini soal Skill.

Beberapa waktu lalu saya ke salah satu warung makan pinggir jalan yang cukup terkenal, di sana ada seorang pengamen yang jago sekali menggesek biola. Saya telah melihatnya sejak saya kecil. dari saya kecil sampai sekarang tak banyak yang berubah darinya, ia tetap dengan biolanya dan menghibur orang-orang yang sedang makan. Paling yang berbeda, saya melihat ia sudah memakai Smartphone. Namun di luar itu, semua pelanggan menikmati gesekannya. Tak ada yang mengusirnya.

Berikutnya, masih di warung itu datang seseorang yang berpakaian dekil dan langsung menyodorkan keorang-orang bekas bungkus snack yang di harapkannya terisi oleh lembaran atau pun recehan uang. Dapat di tebak, banyak yang mengusirnya.

Lihat? ini soal Skill. Dan intinya kedua-duanya sama-sama Meminta.

Ini selalu bekecamuk dalam diri saya sendiri. Banyak yang bilang kalau para peminta-minta terus di beri mereka akan malas dan tak mau bekerja. Pertanyaannya adalah, siapa yang mau mempekerjakan mereka? satu banding seribu mungkin. dan para musisi jalanan, kenapa tidak ada seseorang yang mau merekrutnya? menjadi pemusik di cafe mungkin?

atau ada yang bilang kenapa mereka tidak berdagang seperti penjual rokok dan minuman mineral di lampu merah? lah, siapa yang mau modalin? atau siapa yang mau mengajarkan mereka untuk berdangang? dan anak-anak yang meminta, mengamen, pernahkan kita berpikir dimana orang tuanya? atau malah mereka di kepalai dan di perintah preman?

Persaingan hidup saat ini terlampu ketat. Untuk mereka yang kurang ilmu, mendaftar menjadi seorang loper koran saja sangat sulit. Untuk bertahan hidup, hanya itu mungkin yang bisa para peminta-minta lakukan....
Peminta-minta. Sumber: google

Tapi, tapi, tapi, saat hati ini sudah sangat kasihan saya melihat dengan mata kepala saya sendiri para peminta-minta yang menipu. Pura-pura buta, pura-pura cacat fisik dengan melipat kakinya sendiri atau pun yang ngesot tiba-tiba di tempat sepi dia berdiri dan menyebrang jalan. Dan lagi para bayi-bayi yang di perdagangkan untuk menarik rasa kasihan dan simpati orang-orang....

Serba salah. Sulit membedakan yang benar-benar dalam kesulitan dan yang sedang menipu. Saya semakin sering dilema. saya ingin menutup mata namun tidak bisa. Karena tidak sepatutnya sesama muslim kita bersaudara lalu membiarkan saudaranya tidak makan sementara kita bisa makan dengan nikmat.

Hati nurani ini seakan abu-abu. berkabut. berbayang. tak ada yang jelas.
pemulung bukan pengemis
Pemulung bukan pengemis sumber: google

Saat melihat orang yang telah sepuh memulung di jalanan... tubuhnya telah bungkuk, kulitnya berkeriput, terkadang tak pakai alas kaki atau pun menyeret-nyeret sendal yang telah putus di kakinya agar tetap bisa telapak kakinya bertahan dari panasnya aspal. yang seperti itu membuat saya sangat sedih, dan ingin mengurkan tangan. Sialnya, karena beliau bukan peminta-minta, ia menolaknya. saat di beri air minum dan snack baru di terima... saya hanya membayangkan bagaimana jika ada kerabat atau orang terdekat kita yang bernasib seperti itu.

Entahlah, mungkin saya yang terlalu lebay membahas hal beginian. Masyarakat bahkan pemerintah seperti tutup mata dengan ketidaksejahteraan orang-orang yang kurang ilmu dan skill ini. dan saya malah selalu terpikirkan setiap melihat mereka....

pengemis di tangkap pihak berwajib
Pengemis di tangkap apakah lantas di berdayakan? sumber : google

Jadi, Pengemis perlu di kasihani atau tidak? silahkan coba tanya pada diri anda sendiri, yang pasti bila sudah memberi ikhlaskan dengan stulus hati, jangan pikirkan hal lainnya. cukup kembali ke niat awal kalau kita memberinya untuk membantunya hidup. .




Selasa, 03 November 2015

Excelnutri+, Inovasi Terbaru Nestlé DANCOW 1+ Lindungi Eksplorasi si Kecil dengan Nutrisi dan Stimulasi Tepat

Excelnutri+, Inovasi Terbaru Nestlé DANCOW 1+ Lindungi Eksplorasi si Kecil dengan Nutrisi dan Stimulasi Tepat - Medan, 31 Oktober 2015 – Nestlé DANCOW 1+ sebagai susu pertumbuhan terkemuka di Indonesia memahami bahwa aspek penting dari pola asuh adalah nutrisi dan stimulasi. Untuk itulah guna melengkapi aspek nutrisi, pada hari ini Nestlé DANCOW 1+ memperkenalkan Nestlé DANCOW Excelnutri+ di Medan, inovasi terbaru dari Nestlé Research Center, Swiss. Nestlé DANCOW Excelnutri+ hadir dengan nutrisi untuk membantu menjaga fungsi saluran cerna, membantu perkembangan si Kecil untuk proses belajarnya dan membantu pertumbuhan fisik.
Susu dancow melindungi anak selama masa eksplorasi
Susu Dancow

Menurut Dokter Spesialis Kandungan Dr. dr. Ali Sungkar, Sp.OG(K), masa seribu hari pertama atau periode emas dalam kehidupan adalah periode terpenting, karena hal tersebut kritis, sensitif dan tidak dapat diulang kembali. Pada periode yang dimulai dari masa kehamilan hingga si Kecil berusia dua tahun ini, apa yang telah ditanamkan pada si Kecil secara fisik dan psikologis akan mempengaruhi proses pertumbuhannya sampai ia dewasa nanti. 

Di sinilah peran penting orang tua dibutuhkan dalam memenuhi tiga kebutuhan dasar yaitu perlindungan, stimulasi serta kasih sayang untuk memastikan tumbuh kembang si Kecil. Asupan nutrisi yang baik akan memenuhi kebutuhan fisik si Kecil dan membantu mereka untuk mencapai tumbuh kembang yang optimal.

Dokter Ahli Gizi Klinik Dr. dr. Saptawati Bardosono, M.Sc menjelaskan “Asupan nutrisi yang seimbang dan sesuai tahapan usia akan bekerja dengan efektif dalam tubuh si Kecil. Pilihan nutrisi yang tepat dapat melengkapi kebutuhan si Kecil secara menyeluruh untuk mendukung tumbuh kembangnya.” Lebih lanjut Dokter Ahli Gizi Klinik yang biasa disapa dengan Dokter Tati ini juga memaparkan mengenai pentingnya nutrisi untuk membantu perlindungan. ”Nutrisi yang dapat diperoleh dari berbagai sumber seperti bakteri baik serta vitamin dan mineral tertentu ini dapat membantu melindungi si Kecil sehingga ia dapat belajar dan aktif bereksplorasi. Sebaliknya, jika asupan gizinya buruk akan berdampak pada kesehatan tubuh secara umum, kecerdasan menjadi tidak optimal serta daya tahan tubuh yang lemah,” jelasnya.

Menyambung pernyataan Dokter Tati, Ahli Gizi Sari Sunda Bulan, AMG memaparkan “Salah satu asupan nutrisi yang penting untuk perlindungan si Kecil bisa didapatkan dari bakteri baik Lactobacillus rhamnosus, Bifidobacterium longum, serat pangan inulin, serta Vitamin A, Mineral Selenium dan Zink. Untuk mendukung perkembangan otak dan pertumbuhan fisiknya, lengkapi juga kebutuhan si Kecil dengan minyak ikan, protein, kalsium serta nutrisi penting lainnya yang bisa didapatkan dari aneka ragam lauk-pauk, sayur dan buah, juga susu pertumbuhan. Nutrisi tersebut dapat membantu melindungi si Kecil, sehingga ia dapat belajar dan bereksplorasi,” ujar Sari Sunda.

Selain nutrisi yang melindungi, mengajak anak bermain untuk mendorong stimulasi serta memberikan cinta dan kasih sayang dapat membantu membentuk anak yang sehat, cerdas, kreatif, inovatif dan mandiri. Cinta orang tua bukanlah sekedar pelukan hangat, belaian lembut dan menghabiskan waktu bersama. Perlindungan juga merupakan salah satu wujud dari kasih sayang dan cinta orang tua terhadap si Kecil.

Psikolog Lia Mawarsari Boediman, MS.CP.Psy.D. menambahkan, “Cinta adalah berani memberi ruang kepada si Kecil untuk berusaha bangun saat ia terjatuh agar dapat belajar berjalan dan akhirnya berlari mengejar cita-citanya. Perlindungan yang baik akan membantu kita para orang tua memastikan tumbuh kembang si Kecil agar ia dapat bereksplorasi namun tetap terlindungi. Beri si Kecil kepercayaan dan kemandirian agar ia berani bereksplorasi dan belajar mengenal sesuatu yang baru, sehingga ia menjadi si Kecil yang tangguh. Cinta bunda adalah bekal terbaik untuk si Kecil di masa depannya.”




Nestlé DANCOW percaya bahwa perkembangan si Kecil harus dilakukan secara holistik dan pemahaman akan aspek penting nutrisi inilah yang melatarbelakangi peluncuran Nestlé DANCOW Excelnutri+.

“Kami terus berinovasi untuk menyediakan kebutuhan nutrisi sesuai dengan tahapan tumbuh kembang si Kecil. Kami ingin memastikan anak Indonesia dapat bereksplorasi dan siap berpetualang tanpa perlu khawatir karena adanya asupan nutrisi yang tepat untuk melindungi mereka. Penyempurnaan nutrisi Nestlé DANCOW Excelnutri+ merupakan komitmen Nestlé DANCOW 1+ untuk turut mewujudkan anak Indonesia yang lebih sehat,” ujar Senior Brand Manager DANCOW Excelnutri+ Nestlé Indonesia, Riza Nopalas.
  
Dancow parenting center
Dancow parenting center
Nestlé DANCOW Excelnutri+ Ranch Adventure

Untuk membantu orang tua agar si Kecil dapat belajar dan bereksplorasi, Nestlé DANCOW Excelnutri+ menghadirkan DANCOW Excelnutri+ Ranch Adventure, sebuah area bermain berbentuk peternakan pertama dan terbesar di Medan yang didesain untuk memberikan stimulasi pada semua panca indera (melihat, mendengar, menyentuh, mencium dan merasakan). Hal ini untuk mendukung keterampilan sensorik motorik, keterampilan dalam berkomunikasi, sosial-emosional, kemandirian, kognitif dan kreativitas si Kecil.


Kegiatan yang kali ini diselenggarakan di Plaza Medan Fair, berlangsung dari tanggal 31 Oktober-1 November 2015 dengan luas area permainan sebesar 600 meter persegi. Medan merupakan kota kelima diselenggarakannya Ranch Adventure, setelah kegiatan serupa sukses diselenggarakan di Jakarta, Yogyakarta, Semarang dan Makassar. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kampanye nasional Nestlé DANCOW Excelnutri+ Ranch Adventure yang juga akan dilaksanakan di Surabaya dan kembali ditutup di Jakarta.




DANCOW Excelnutri+ Ranch Adventure menampilkan tujuh aktivitas seru yang terdiri dari Animal Petting, Fishing Area, Milking Cow serta Pony Riding yang mengajarkan si Kecil untuk berani berinteraksi serta berempati terhadap hewan. Ada pula aktivitas Puzzle dan Hay Maze yang akan mengasah memori serta keberanian si Kecil dalam menyelesaikan masalah dan juga membangun kekompakan serta interaksi antara orang tua dan si Kecil. Selain itu ada juga aktivitas Gardening yang mengajarkan si Kecil untuk mengenal dan mencintai tumbuhan.

DANCOW Excelnutri+ Ranch Adventure juga menyediakan area konsultasi agar para orang tua dapat berkonsultasi mengenai tumbuh kembang si Kecil dengan para ahlinya.

“Kami bangga dapat kembali melibatkan keluarga Indonesia dan melihat antusiasme publik yang amat baik dalam kegiatan Nestlé DANCOW Excelnutri+ Ranch Adventure. Hal ini merupakan langkah penting dalam membantu memberikan pemahaman kepada orang tua akan pentingnya nutrisi dan stimulasi dalam mengoptimalkan tumbuh kembang si Kecil. Ditunjang oleh perlindungan dari dalam yang terdapat dalam DANCOW Excelnutri+, kami berharap kegiatan ini dapat mendorong si Kecil bereksplorasi serta memperkuat ikatan dengan orang tua yang nantinya dapat turut membentuk anak Indonesia yang tangguh dan kreatif,” tutup Riza Nopalas.(*)


Nestlé DANCOW 

Nestlé DANCOW adalah susu pertumbuhan berkualitas tinggi dan bergizi yang telah dikenal para bunda di Indonesia serta disukai keluarga Indonesia. Nestlé DANCOW berkomitmen untuk memberikan rangkaian produk untuk setiap tahapan usia si Kecil, serta terus berinovasi melampaui produk (beyond the product) dengan menyediakan program parenting untuk membantu tumbuh kembang optimal si Kecil melalui DANCOW Parenting Center.


Tentang Nestlé Indonesia

Nestlé Indonesia adalah anak perusahaan Nestlé S.A., produsen makanan dan minuman terbesar di dunia, yang berkantor pusat di Vevey, Swiss. Nestlé telah beroperasi selama hampir 150 tahun, dan merupakan perusahaan terkemuka di bidang gizi, kesehatan dan keafiatan.

Nestlé Indonesia didirikan pada tahun 1971 dan mempekerjakan sekitar 3.300 karyawan. Nestlé Indonesia memiliki empat pabrik di Indonesia yang memproduksi susu, makanan dan minuman di bawah merek terkenal seperti DANCOW, MILO, NESCAFÉ, CERELAC, LACTOGEN 3, KITKAT, FOX’S, BEAR BRAND dan lain-lain.

Moto Nestlé “Good Food, Good Life” menggambarkan komitmen perusahaan dalam menggabungkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menyediakan produk yang memenuhi kebutuhan dasar manusia akan makanan yang aman, berkualitas dan bergizi yang nikmat untuk dikonsumsi.

Nestlé merupakan perusahaan makanan dan minuman dengan pusat Penelitian dan Pengembangan (R&D) terbesar di dunia, yang terdiri dari 34 pusat Penelitian dan Pengembangan. Di Asia, Nestlé memiliki pusat Penelitian dan Pengembangan di Tokyo, Beijing, Shanghai dan Singapura.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:




Nur Shilla Christianto
Head of Corporate Communication
PT Nestlé Indonesia
Tel: +62 21 7883 6000 ext. 1510; Fax: +62 21 7883 6001

E-mail: [email protected]

Find Me On G+

Mahdiyyah Ardhina (2016). Diberdayakan oleh Blogger.

Follow Me :)

Google+ Followers