Rabu, 21 Oktober 2015

Cara Bekicot (Achatina fulica) Berkembang Biak

Cara Bekicot (Achatina fulica) berkembang biak- Siapa yang tidak mengenal hewan yang kerapkali kita jumpai di dedaunan atau pun di batu-batu rumah kita? hewan lambat yang ternyata juga menjadi konsumsi masyarakat di beberapa daerah ini memang sudah tak asing lagi. Kita mengenalnya dengan nama Bekicot. Tapi, adakah yang tau bagaimana bekicot berkembang biak sehingga populasinya bisa meningkat besar dan dikategorikan sebagai hama?

Reproduksi bekicot, Achatina fulica kawin dan berkembang biak
Achatina fulica Bekicot
Bekicot atau yang memeiliki nama ilmiah Achatina fulica dari kelas Molusca ini adalah hewan hemaprodit. Apa itu hewan Hemaprodit iyah? Hemaprodit adalah keaadaan dimana organisme yang bersangkutan dapat memiliki 2 alat seksual. Nah, Hemaprodit ini terbagi 2.

Hemaprodit sejati dimana organismenya benar-benar memiliki organ jantan dan betina di dalam tubuhnya contohnya seperti pada cacing tanah yang bakal Iyah bahas di postingan lain ya.

Hemaprodit Time slap dimana individunya secara bergantian bisa jadi jantan lalu betina di waktu yang berbeda. Contohnya ya si Achatina fulica alias bekicot ini.

Nah, dibawah ini foto-foto Bekicot sedang melakukan fertilisasi atau kawin. Foto diambil oleh temen iyah Randy Aritonang. Kalo iyah gak sabar banget nungguin bekicot kawin -_-

Reproduksi bekicot, Achatina fulica kawin dan berkembang biak
Reproduksi bekicot
 Pertama si bekicot akan saling tempel-tempelan. pedekate gitu. dan mereka juga sentuhan fisik. jadi yang dielus-elus gak cangkangnya doang.

Reproduksi bekicot, Achatina fulica kawin dan berkembang biak
Reproduksi bekicot
 Setelah itu bekicot akan berusaha seperti akan keluar dari cangkangnya sampai pneumastom (saluran udara) nya terlihat. ituloh lubang yang kayak koyak di dagingnya bekicot. keliatan kan di fotonya?

Reproduksi bekicot, Achatina fulica kawin dan berkembang biak
Reproduksi bekicot
 Lalu mereka mulai mengerluarkan alat kelaminnya yang tersembunyi. liat ada putih yang menonjol pada foto diatas? itu bukan mata maupun maxila/mandibula nya. itu cuma keluar saat bekicot akan kawin.

Reproduksi bekicot, Achatina fulica kawin dan berkembang biak
Reproduksi bekicot
 Nah sekarang kedua-dua bekicot sudah mengeluarkan alat kelamin mereka masing-masing. sekarang kita jadi tahu siapa yang sednag jadi bekicot jantan dan siapa yang menjadi bekicot betina.

Reproduksi bekicot, Achatina fulica kawin dan berkembang biak
Reproduksi bekicot
 Dan sekarang fertilisasinya di mulai. tau dongkan yang masukin jantan ke betina. ah udahlah ini ga perlu di jelasin panjang lebar lagi. jadi spermanya sedang di transfer.

Reproduksi bekicot, Achatina fulica kawin dan berkembang biak
Reproduksi bekicot
Sampe akhirnya masuk semua alat kelamin jantan ke alat kelamin betinanya.seolah-olah mereka menyatu nempel gitu. sampe akhirnya selesai bekicot akan melepaskan sendiri.

Nantinya yang jadi betina akan memproduksi telur. telur itu akan di keluarkan di tanah dan dapat menempel pada cacing tanah. karena itu jangan main-main di tanah ga pake sendal ya!

dan saat telur menetas... tadaaa! bekicot kecil muncul udah punya bakal cangkangnya. kalau kamu jumpa kayak bekicot tanpa cangkang ukurannya sebesar kelinking bayi. itu bukan bayi bekicot. itu namanya Vaginula. jadi bekicot udah punya cangkang semua dari lahir. nanti kalo iyah dapat foto telur dan bayi bekicot iyah post lagi deh.

Oke, penjelasan dari iyah tentang Cara Bekicot (Achatina fulica) berkembang biak :)
oh iya sebagai  informasi nih. bekicot juga bisa menjadi pembawa telur-telurnya cacing tanah. semacam simbiosis mutualisme gitu. selain menjadi hama, Bekicot adalah hewan dekomposer dalam penghancuran sampah. jadi kalau jumpa bekicot jangan jijik, tapi pindahkan dia di dekat sampah organik agar sampahnya bisa di urai oleh bekicot.

Ciao!

Minggu, 18 Oktober 2015

Melirik Sisi Lain dari Pantai Mangrove

Melirik Sisi Lain dari Pantai Mangrove - Selamat weekend sobat! rencana kemana akhir minggu kali ini? nah kali ini iyah pengen cerita tentang perjalanan iyah ke Pantai Mangrove di daerah Serdang bedagai minggu kemarin. 
Pantai Mangrove, wisata sumatera utara, wisata pantai
Elemen Air! Menyala!
Dari medan tepatnya dari amplas, Iyah, Ayah iyah beserta 2 teman kampus iyah Rahma dan Rahmi (Bukan kembar) bergerak menuju pantai Mangrove sekitar jam 11 pagi (Eh, pagi atau siang ya?). Syukurlah entah kemana hari minggu kemarin enggak macet. jadi hanya menempuh waktu kurang lebih 2 jam sudah termasuk sholat Dzuhur kami berempat sampai ke pantai mangrove.

Ada dua jenis parkiran disana. parkiran dengan harga Rp. 10.000 tapi harus naik tongkang (gratis) atau semacam sampan untuk sampai ke pantainya. sedangkan parkiran yang sudah dekat sekali dengan pantai dikenai biaya parkir Rp. 15.000. Karena penasaran naik tongkang,  Iyah memilih parkiran yang 10.000. serius karena penasaran naik tongkangnya. bukan karena lebih murah =3=
Pantai Mangrove, wisata sumatera utara, wisata pantai
Naik tongkang!

Perjalanan dengan tongkang memakan waktu sekitar 15 menit dan sesampainya langsung disajikan oleh pemandangan pantai yang menyejukkan mata. Mangrove yang teduh dan pohon Pinus pantai. kemarin itu cuacanya cukup baik, gak panas dan ga hujan juga. Kebetulan juga orang yang dateng gak rame.

Pantai Mangrove, wisata sumatera utara, wisata pantai
jangan liat-liat!
Setelah masuk kami baru ingat kalau kami gak bawa alas duduk. So, kami nyewa tiker pandan seharga Rp.10.000 aja. Sedangkan tiker tenun yang lebih gede di hargai Rp. 20.000. Di daerah Mangrovenya tidak terlihat pondokan.

Pantai Mangrove, wisata sumatera utara, wisata pantai
Sebenarnya tujuan Iyah dan kawan-kawan kemari bukan buat jalan-jalan, tapi buat survey awal buat praktikum pantai. Jadi kami juga mengecek apa saja yang ada di pantai ini. salah satunya tempat penjualan ikan yang di singkat TPI.
Pantai Mangrove, wisata sumatera utara, wisata pantai
Nah di tempat penjualan ikan ini kami jumpa bapak yang baik hati dan mau memberikan kami informasi jenis-jenis ikan disana. Variannya ga terlalu banyak, jenis kepiting hanya 3 macam dan pada umumnya. Lobster jarang, tapi guritanya gede-gede loh. jenis udang cuma 3 juga. oh iya kami di kasih blankas gratis! hehehe
Pantai Mangrove, wisata sumatera utara, wisata pantai
yang depan Rahma, yang pake jaket oranye Rahmi. FYI aja sih.
Usai melihat-lihat saatnya jalan-jalan oh iya, harap maklum ya sama iyah, meski pakaian jubah-jubah kalo liat pohon ga tahan juga buat manjat. sementara kami foto-foto, Ayahnya iyah persiapan buat menjala. kata ayah tunggu sedikit surut.

Pantai Mangrove, wisata sumatera utara, wisata pantai
maafkan kelakuan iyah.

Kami pun mulai menyusuri pinggiran pantai dan meninggalkan pesisir yang di tanami mangrove. sekedar info, pantai ini bersebelahan dengan Romance bay. pada tau dong kan pantai serba pink yang sering di pakai orang Prawed dan pacaran itu. nah sebelahnya lagi ada pantai Kelang yang terkenal ikannya.

Pantai Mangrove, wisata sumatera utara, wisata pantai
Magrovenya sudah mulai berkurang semakin kami jauh menyusuri garis pantai. dan huwala, saat menemukan pantai yang luas dan bersih, ada seorang pak nelayan yang baru sampai dari laut. beliau menawarkan ikan yang di dapatnya kepada kami bertiga. Maklum mental cewek, ketika di tawarkan ikan Rp.10.000 satu tumpuk yang kami tau itu lebih dari sekilo mata kami bertiga langsung berbinar. namun kami tak semudah itu tergoda. Dan akhirnya Ikan kedora/belanak kami bawa pulang seberat 3 kilo lebih (karena ga pakai timbangan) seharag Rp.15.000!
Pantai Mangrove, wisata sumatera utara, wisata pantai
Makasih lo pak, ikannya enak!
Sebenarnya kasian sih sama pak nelayannya, usaha beliau bawa ikan dari tengah laut hanya di hargai segitu. Tapi kami gak nawar kok, si bapak yang nawarin segitu. yaudah di ambil dong, kan lumayan udah murah segar lagi dari laut lepas. Tinggal di bakar deh. hehe.

Karena tadi pas masuk kami naik Tongkang, jadi kami ga lewat pintu masuknya. ternyata di daerah pantai luasnya ada tempat penjualan ikan lagi, juga ada spanduk yang menawarkan beberapa paket wisata buat menanam magrove. juga ada pondokan di sekitar sana.
Pantai Mangrove, wisata sumatera utara, wisata pantai
Jembatan-jembatan dari bambu memuat anak kota kayak iyah ini ngerasa backt to nature banget. agar merasakan menginjak bambu, iyah cuma pake kaus kaki jalan-jalan. sendal iyah buka. maksa banget ya.
Pantai Mangrove, wisata sumatera utara, wisata pantai
Dulu nih ya, kalau ke pantai tanpa ba bi bu gitu nyampe langsung nyemplung. sekarang tahan... tahan.. jangan sampai elemn air iyah aktif kembali *lah
Pantai Mangrove, wisata sumatera utara, wisata pantai
ini kisah ku. aku yang moto.
Meski sibuk foto-foto ria, mata kami tetap jelalatan melihat sudut-sudut agar pantai ini lulus untuk praktikum lapangan. salah satunya fauna Aves. And.... we got it! Birds!
Pantai Mangrove, wisata sumatera utara, wisata pantai, burung pantai
Akhirnya kami menemukan setumpuk burung untuk di foto. dan selesai lah survey. kami yakin pantai ini lolos untuk praktikum lapangan kami. Nantikan postingan selanjutnya tentang praktikum pantai, dagh dagh!
Pantai Mangrove, wisata sumatera utara, wisata pantai
O, iya setelah menyusuri pantai kami kembali ke tempat pepohonan mangrove dan ternyata ayah sudah siap untuk menjala. Dan akhirnya iyah masuk laut juga, pake rok jeans. Ga ada yang moto karena kami bertiga udah sibuk ngumpulin ikan dan udah yang ditangkap Ayah.

Melepas rindu makan udang mentah, melepas rindu ngumpulin kelomang. See? I love Sea so much.

Minggu, 11 Oktober 2015

Praktik Lapangan Malam, Iyah Jatuh Cinta

Iyah menulis ini 3 jam setelah Praktikum yang harus membuat iyah nginap di kampus. Praktik Lapangan alias PL. Dan Iyah  ngantuk berat, tapi entah kenapa iyah ga bisa tidur pulas kayak temen-temen lain yang sudah tepar bergelimpangan seusai praktikum. Karena... Iyah lagi jatuh cinta.

Biologi usu, praktikum malam
Praktikum malam ini di mulai tanggal 9 Oktober 2015 pukul 14.00 alias jam dua siang. ga usah kaku banget bacanyalah, ini efek iyah kebanyakan ngetik jurnal. O iya, sebelum PL resmi di mulai... kami di cek dulu jurnal setengah jadi yang berjumlah 7 judul. Bayangin dari jam 2 siang sampai 6 pagi iyah dan kawan-kawan harus mengerjakan 7 praktikum di sertai pengamatan. tapi ga usah di bayangin kali, paling gak ngerti. Padahal aku butuh kamu yang ngertiin aku. #Pffft

Biologi usu, praktikum malam
ikannya di iketin tali berwarna sebagai tanda.
Nah Praktikum yang kami lakukan pertama adalah Osmoregulasi. Dimana kami melihat pengaruh berat badan ikan terhadap kandungan garam di air. Ya, jadi kemarin kami buat ikan oplosan. ikannya benerak gemuk dalam waktu singkat! Hahaha. 
Dan di Praktik pertama baju iyah sudah kuyup semua karena kecipratan air di ikan. ya ampun ikannya lasak banget.
Satu kelompok alias satu partner terdiri dari 9-10 orang. jadi untuk pengamatan Osmoregulasi kami meninggalkan kawan kami untuk nunggui tu ikan makin berat badannya trus mantap buat di bakar.

Biologi usu, praktikum malam
tush yang item, ikan sapu kaca susah banget matinya. padahal udah di air logam lo.
Kami lanjut ke Praktik kedua yaitu Ekologi Evolusi. Iyah ga terlalu ngerti karena iyah sama sekali ga megang materi jurnal tentang praktikum satu ini. Yang pasti kami masukin beberapa jenis ikan kecil kayak ikan laga ke dalam air yang kami campur logam. Pengamatannya? nunggu sampe ada ikan yang mati! Ya... Biologi memang kejam. Dan akhirnya pengamatan berlanjut sampai 2 hari sehingga ikannya harus di bawa pulang. ada kelompok yang frustasi banget sampe mencet-mencet ikan sapu kaca yang susah banget matinya biar mati.

Biologi usu, praktikum malam
Iyah lagi nuangin alkohol ke ember kecil di balik tenda itu.
Praktik di lanjut sebelum maghrib yaitu PitFall Trap atau bahasa lainnya perangkap jebak. fungsi praktikum ini buat ngejebak serang-serangga tanah. jadi metodenya kami gali lobang sebanyak 10 buah dengan cangkol (yaiyalah masa pake tangan!) terus di masukin ember kecil gitu. abis itu di tendain biar ga masuk ujan. sementara embernya kami isi dengan alkohol campur ditergen biar serangganya tenggen -_- dan ternyata paginya kami nemuin kadal masuk ke perangkap kami.

Biologi usu, praktikum malam
Lagi pemasangan perangkap.

Praktik keempat Light Trap. Nah, yang ini bagian iyah! iyah yang jadi penanggung jawabnya. jadi perangkap cahaya ini di maksudkan untuk menjebak serangga-serangga terbang yang tertarik dnegan cahaya. betapa jahatnya kami menjebak serangga dengan kelemahan mereka yang tertarik dengan cahaya :'( Praktik ini berlangsung dari jam 8 malem sampe jam 4 pagi. dengan pengamatan 2 jam sekali.

Biologi usu, praktikum malam
Di nomerin biar tau yang mana paling aktif.

Praktik selanjutnya yang kelima itu sekitar jam sembilan habis makan malem. Perilaku Achatina fulica. Buat apa kami praktikum ngamatin keong di malam hari? nah iyah juga belum tau buat apa. tapi hewan dekomposer ini memang bergerak jauh lebih cepat saat malam hari.

Biologi usu, praktikum malam
Ikan di osmoregulasi sudah tewas di perut para praktikan.
Lanjut lanjut yang keenam Praktikum Capture recapture. Praktikum yang di laksanakan jam setengah 3 pagi ini membuat iyah bolak-balik di bedakin pake tepung beras. Kenapa? karena iyah bolak-balik ambruk alias tidur. jadi yang tidur bakal di bedakin. ini ngeselin banget sumpah keseeeeel. masalahnya iyah begadang itu kalau udah minum kopi mix. sementara kopi yang di sugihin kopi itam dan iyah ga bisa minum. walhasil iyah menderita... Back to the topic. jadi praktikum yang menggunakan kutu beras ini iyah juga ga tau apa gunanya. yang pasti kami harus menghitung berapa detik yang di butuhkan para kutu beras ini sampai ke permukaan tepung beras setelah kami pendem.

Biologi usu, praktikum malam


The laaast is. Tipe Respon Hewan. Ini adalah praktikum yang paling horor sampai iyah kabur dengan alibi ikut pengamatan. Karena praktikum ini menggunakan Blatta sp. alias KECOAK. kalian bisa bayangin 50 ekor kecoak yang dikumpulkan masing-masing partner. jadi yang bertahan melakukan praktikum itu hanya orang-orang beradrenalin cukup tinggi. HIY. nah sekilas aja nih ya, jadi praktikumnnya itu menguji respon hewan dengan cahaya, sentuhan, dan bahan kimia. sekian.


Yang bikin iyah jatuh cinta di praktikum malam adalah praktikumnya. hehehe. jadi entah kenapa iyah makin semangat, makin suka walaupun di siksa ga tidur tapi setelah praktikum malam iyah ngerasa jadi peneliti beneran gitu. setelah praktikum malam usai, temen-temen iyah banyak yang sakit dan drop. Alhamdulillah iyah sih enggak. tapi pemulihan waktu tidur itu berlangsung selama seminggu.

Sekian cerita iyah kali ini di biologi, CIAO!

Find Me On G+

Mahdiyyah Ardhina (2016). Diberdayakan oleh Blogger.

Follow Me :)

Google+ Followers